Mantan Gubernur Sumbar Dukung Pemindahan Jasad Tan Malaka

0
19

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.com

Gagasan terkait pemindahan jasad pahlawan revolusioner RI, Tan Malaka, dari lereng Gunung Wilis, Desa Selopanggung, Kediri ke Pandamgadang, Limapuluh Kota, Sumatera Barat terus mendapat dukungan dari sejumlah pihak dan tokoh. Mantan Gubernur Sumatera Barat, Letjen Purnawirawan TNI Azwar Anas Datuak Rajo Sulaiman, turut mendukung Rencana pemindahan jasad tersebut. sebelumnya diapungkan oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, usai berziarah ke makam Tan Malaka di Kabupaten Kediri, Rabu pekan lalu. Dukungan tersebut diungkapkan Azwar Anas, kepada wartawan dan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, dalam sebuah diskusi singkat jelang mengikuti kuliah umum kewirausahaan di gedung Rektorat Universitas Andalas (Unand) Padang, Rabu (22/11) sore. “Iya, kita mendukung, sebab beliau, kan, pahlawan nasional. Saya dukung gagasan pemerintah daerah Limapuluh Kota, untuk pemindahan jasad pahlawan revolusioner Tan Malaka ke tanah kelahiran beliau,” kata ‘Sesepuh Minangkabau’ yang juga mantan menteri Perhubungan RI di zaman pemerintahan Presiden Soeharto tersebut.

Menurut mantan Menko Kesejahteraan Rakyat (Kesra) RI ini, sosok kepahlawanan yang dituangkan Tan Malaka melalui pemikirannya, menjadi inspirasi banyak orang di negeri ini. Tak bisa dipungkiri, pemikiran Tan Malaka, ikut mengantarkan Indonesia menjadi sebuah negara yang berkedaulatan, kendati banyak orang yang menyangsikan kiprah politiknya. “Bayangkan saja, pada era revolusi itu, satu-satunya orang Indonesia yang paling ditakuti oleh Belanda bersama kolonialnya adalah Tan Malaka. Ini tidak bisa disangsikan, oleh siapa pun di republik ini. Beliau berpengaruh besar,” kata politisi senior tersebut. Azwar menyebut, prosesi pemindahan jasad manusia ke tempat yang lebih layak, juga dibolehkan secara agama, bahkan itu dianjurkan. Apalagi, yang meminta pemindahan adalah pihak keluarga sendiri, yang memiliki hak menjaga serta merawat makam anggota keluarganya. “Lebih baik disegerakan,” sebutnya.
dsc_5830

Oleh sebab itu, gagasan pemindahan jasad dan tuntutan kompensasi atas jasa perjuangan Tan Malaka sangat pantas didukung dan diteruskan termasuk oleh warga Sumatera Barat.
Sekaligus sebagai upaya “mambangkik batang tarandam” mengembalikan marwah urang awak yang selama ini dicap sebagai “orang kalah”.

Wabup Ferizal Ridwan menyebut, perjuangan Tan Malaka, dinilai sangat memiliki nilai historis sejarah, terhadap upaya kemerdekaan, sehingga terbentuknya Republik Indonesia. Tidak hanya Indonesia, tapi juga kemerdekaan 19 negara jajahan, berkat buah pemikirannya. Sebagai putra daerah dari tanah kelahiran Tan Malaka, Ferizal mengaku, jiwanya merasa terpanggil buat mengupayakan pemindahan jasad Tan Malaka dari Kediri, setelah mendapat permohonan dari pihak keluarga. “Beberapa hari lalu, saya sudah bertemu dengan keluarga besar Tan Malaka di Pandamgadang. Kami bakal mengurus administrasinya, ke pemerintah Kediri dan Kemensos RI,” tuturnya.

dsc_5834

Kuliah umum kewirausahaan sore itu diikuti Pembantu Rektor II Unand, para dosen hingga ratusan mahasiswa ekonomi Unand. Kuliah ini menghadirkan narasumber, seorang pengusaha nasional dan enterpreneur sukses asal Minang, Hari Ichlas Majo Sati. Hari Ichlas, yang juga keturunan dan pewaris Tuanku Imam Bonjol, juga turut menyatakan dukungan. Dia mengaku akan ikut membantu, baik secara moral atau materil buat kelangsungan upaya pemindahan jasad Ibrahim Datuk Tan Malaka ke tanah kelahirannya di Kabuten Limapuluh Kota. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here