200 Meriam Bambu Bakal Meriahkan PBF 2017

0
102

Payakumbuh, Dekadepos.com

Panitia Pelaksana Kegiatan Budaya dan Seni di Kota Payakumbuh yang dikemas dalam Payakumbuh Botuang Fetival (PBF) tahun 2017 mengaku telah siap menggelar kegiatan yang bakal dihadiri puluhan Peninjau dari berbagai daerah di Indonesia itu. Kesiapan Panitia yang terdiri dari Iyut Fitra (Ketua Panitia), Ijot Goblin (Direktur Festival), Yusril Katil (Tim Kreatif) diungkapkan dalam kepada sejumlah wartawan di Aula Sebuah Wisma di Kawasan Simpang Benteng Kota Payakumbuh, pada Sabtu sore (25/11) sekitar pukul 16.00 Wib. Selain dihadiri puluhan wartawan Media Cetak, Online serta Media Elektronik, juga hadir Kepala UPT Taman Budaya Dinas Kebudayaan Propinsi Sumbar, Muasri serta pemerhati, penggiat kesenian di Sumbar.

Dalam sambutannya, Muasri, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kegiatan tersebut, mengingatkan agar Panitia Pelaksana Kegiatan Payakumbuh Botuang Festival (PBF) tahun 2017 di Payakumbuh, untuk benar-benar menjadikan kegiatan PBF sebagai kegiatan yang betul-betul menjadi kegiatan publik, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat. Bukan malah menjadi kegiatan/ivent Plat merah.

“ Kita Apresiasi kegiatan PBF yang digagas oleh para seniman, serta tokoh di Sumbar. Kegiatan ini sebelumnya diusulkan oleh Anggota DPRD Sumbar, Supardi. Kita berharap kegiatan ini bisa menimbulkan kesadaran kabupaten/kota lainnya di Sumbar. Sehingga bisa menghidupkan kembali Seni Budaya Daerah dengan tetap memperhatikan potensi daerah.” Ucap Muasri.

Ia juga menambahkan, kegiatan yang digelar selama lima hari tersebut dapat memberikan dampak positif kepada Kota Payakumbuh, khususnya masyarakat di tempat pelaksanaan kegiatan. PBF nantinya akan dilaksanakan tanggal 26 November hingga 02 Desember 2017 mendatang. Selain itu juga untuk menciptakan suasana kondusif di penggiat seni, membangkitkan seni kebudayaan daerah dengan memperhatikan lokal jenius.

Sementara Yusril Katil yang merupakan Tim Kreatif PBF tahun 2017, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memajukan kesenian di Payakumbuh. Nantinya pada saat pembukaan PBF, akan dimeriahkan dengan 200 Bodia Batuang (Permainan menggunakan bambu dan dibakar/meriam bambu, sehingga menimbulkan bunyi yang cukup keras). “ Dua ratusan meriam bambu bakal meriahkan PBF tahun 2017 di Payakumbuh. Kegiatan ini juga akan diramaikan dengan sejumlah kegiatan lainnya”. Sebut Yusril.

Ia juga menambahkan, dalam PBF yang akan diramaikan dengan penanaman Batuang (Bambu.red) itu, juga akan diramaikan/dimeriahkan dengan Festival Kuliner, Street Festival Ratapan Ibu, Serta di Kelurahan Ampangan Kecamatan Payakumbuh Selatan yang akan menampilkan seni-seni botuang. “ Kegiatan ini akan dijadikan sebagai festival tahunan”.

Sementara itu, Ijot Goblin (Direktur Festival) menyampaikan bahwa Isu bambu sangat luar biasa di kota-kota lain, bahkan dinegara lain. Dimana manfaat bambu banyak manfaat. “ Festival bambu sangat berbeda dan sangat komplek. Seperti di Ampangan kita telah membentuk komunitas anak nagari, dan efek dari festival ini untuk mereka dulu. Dimana nanti setiap ivent bisa menjadi kehidupan mereka, dilihat dari sisi ekonomi”. terang Ijot.

Untuk penginapan para tamu nantinya, Panitia tidak menyediakan penginapan Hotel, namun hanya ada rumah-rumah warga di sekitar lokasi kegiatan. Sehingga mereka bisa berbaur dan ada dampak ekonomi bagi masyarakat/warga. “ Kita ingin agar PBF bisa berdampak pada ekonomi masyarakat. Untuk itu mereka kita libatkan dengan adanya tamu-tamu yang menginap dirumah warga”. ujarnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana, PBF 2017, Iyut Fitra mengatakan bahwa efek/dampak dari PBF yang akan digelar memang tidak secara langsung bagi pertambahan kunjungan wisatawan dan peningkatan ekonomi. “ Kita juga akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dilokasi acara dengan tujuan memotivasi masyarakat.”, sebut Penyair yang juga penulis Cerpen itu. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here