INFORMASIKAN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR, BUPATI IRFENDI ARBI TALKSHOW di TVRI PUSAT

barner-untuk-dekadepos
BUPATI Limapuluh Kota, Irfendi Arbi yang diundang khusus oleh stasiun TVRI Pusat untuk talkshow  atau wawancara langsung terkait pasca bencana, memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan informasi ke masyarakat luas, utamanya kepada pemerintah pusat bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota adalah peristiwa bencana alam tergolong dahsyat yang pernah dialami Kabupaten Limapuluh Kota.

“Untuk pemulihan pasca bencana itu, perlu bantuan pemerintah pusat untuk mengucurkan dana rehab rekon. Proposal rehab rekon itu sudah diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ungkap Bupati Irfendi Arbi.

Bupati Irfendi Arbi juga mengatakan, data korban terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota berjumlah 13.780 orang tersebar di 11 kecamatan meliputi 40 nagari. Data korban banjir dan longsor itu sudah diserahkan ke Menteri Sosial. Sebelumnya, Mensos menjanjikan, akan memberi bantuan uang tunai Rp 90 ribu/hari selama maksimal 90 hari.

“Alhamdulillah, kita sudah ajukan datanya by nama by address akhir pekan kemarin. Sekaligus, mengurus penjemputan bantuan mobil operasional dari Kemensos,” ungkap Bupati Irfendi Arbi.

talkshaw di TVRI soal bencana

Diungkapkan Bupati Irfendi Arbi, jika bantuan masing-masing jiwa Rp900 ribu, maka total bantuan yang akan turun dari Kemensos untuk korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapouluh Kota mencapai Rp 12,4 miliar.

“Proses tanggap darurat hanya berlangsung 10 hari. Ini terwujud, karena kerja keras semua pihak, terutama Satgas Penanggulangan Bencana. Kerugian sementara mencapai Rp253 miliar lebih. Itu akan dievaluasi lagi, karena ada beberapa bangunan milik instansi yang belum dihitung,” ungkap Bupati Irfendi Arbi.

Bupati Irfendi Arbi yang diundang TVRI dalam acara bertajuk “Indonesia Hari Ini” bersama Direktur Bantuan Darurat BNPB Eko Budiman mengaku, pihaknya berharap agar BNPB dan Kementrian terkait, segera melakukan proses rehab rekon.

“Sebelumnya kami mengucapkan terimakasih, sejak bencana hingga hari kemarin, bantuan terus berdatangan. Baik dari Pusat, hingga daerah-daerah lain. Teristimewa untuk bapak Presiden RI Joko Widodo yang terus memantau bencana di daerah. Begitu juga dengan bapak Kapolri dan Menteri terkait,” tutur Bupati.

Manajemen Krisis

Dalam kesempatan siaran langsung tersebut, Bupati Irfendi Arbi juga menyebut, pihaknya akan lebih konsisten melakukan manajemen krisis dalam penanggulangan bencana. ” Akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, delapan jiwa meninggal dunia, tiga lainnya luka-luka. Kita harap, ini bencana terakhir terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota,” sebut Bupati Irfendi Arbi.

Oleh sebab itu, ulas Bupati Irfendi Arbi,  Pemkab Limapuluh Kota akan memperkuat sistym manajemen krisis. “Jadi, wilayah kami yang berbatas dengan Riau, memang rawan longsor. Menurut hemat kami, Yang menjadi pemicu terjadinya banjir, salah satu disebabkan sedimentasi Waduk PLTA Koto Panjang dan sistym buka-tutup pintu air perlu diatur,” jelas Bupati Irfendi Arbi.

2

Dalam kesempatan itu, Bupati mengaku mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Dir Sabhara Polda Sumbar dan Kapolres 50 Kota AKBP Bagus Suropratomo yang merupakan Dansatgas Penanggulangan Bencana, ditarik benang merah jika perlunya manajemen krisis.

“Ini penting, agar tidak ada lagi korban bencana longsor dan banjir terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota. Bisa jadi, kita siapkan sirine darurat. Nanti kami akan laporkan juga ke BNPB,” demikian diungkapkan Bupati Irfendi Arbi.

Sementara itu, Direktur Bantuan Darurat BNPB Eko Budiman dalam kesempatan tersebut mengaku, pihaknya saat bencana Limapuluh Kota langsung menerjunkan dua unit helikopter untuk mensuplai bantuan ke kawasan terisolasi. “Untuk tanggap darurat, itu terukur dan cepat. Kami sangat mengapresiasi kinerja semua pihak,” sebut Eko Budiman. (Esha Tegar)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *