Ternyata, Pembangunan Hotel dan Balkondes di Areal Stasiun Bukittinggi Baru Wacana

Bukittinggi.Dekadepos.com

Pembangunan Hotel Bintang Lima,Mall dan Balkondes di areal Stasiun Bukittiinggi baru berupa wacana yang disampaikan Menteri BUMN Rini Sumar no kepada PT.Patra jasa.Namun, sampai sekarang, belum ada perencanaan dan belum ada anggaran yang tersedia untuk pembangunan Hotel,Mall dan balkon des tersebut.

Hal itu diungkakan Dirut PT.Patra jasa kepada Wakil ketua Komisi VII DPR -RI  Ir.Mulyadi melalui telepon seluler yang didengar langsung oleh warga Stasiun dan Pengurus OPAKAI Bukittinggi pada Silaturahmi Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Ir.Mulyadi dengan warga stasiun di Masjid Mubarak Stasiun,Rabu (9/8) kemaren.

Kemudian,Mulyadi  juga menelpon Dirut PT.KAI,Edi Sukmoro, dan Edi Sukmoro kembali mengatakan tidak ada penggusuran paksa warga Stasiun Bukittinggi,dan apabila ada pembangunan di areal Stasiun Buiittinggi ,kita dari PT.KAI akan melakukan musawarah dengan warga stasiun.

Mulyadi juga menanyakan rencana reaktivasi KA di Sumatera Barat , Dirut PT.KAI,Edi Sukmoro  menjawab perencanaan reaktivasi KA Padang-Padang Panjang-Bukittinggi sampai Payakumbuh memang masuk dalam program nasional,namun perencanaanya belum siap dan juga belum ada anggaran untuk melaksanakannya ,termasuk rencana pembangunan sarana dan prasara na Stasiun Bukittinggi,juga perencanaannya belum siap, kata Edi Sukmoro da lam telepon.

Mendengarkan,pembicaraan langsung antara Mulyadi dengan pihak yang terkait dengan rencana pembangunan Stasiun Bukittinggi ini.Warga stasiun merasa lega,karena setidaknya mendapatkan kepastian tentang rencana Pembangunan yang akan dilaksanakan di Stasiun Bukittinggi.

Kepada warga Stasiun,Mulyadi mengatakan,reaktivasi rel KA termasuk pembangunan Hotel,Mall dan Balkondes merupakan Program nasional yang harus kita dukung bersama,karena pembangunan itu juga untuk kepengtingan masarakat dan daerah.”Tidak ada satu daerahpun yang maju tanpa adanya pembangunan,untuk itu setiap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah harus kita dukung”,kata Mulyadi.

Namun,dalam pembangunan yang dilaksanakan itu,tentu harus mengka ji aspek sosial dan ekonomi yang akan diterima masarakat,dan jangan pula aki bat pembangunan itu ,masarakat menderita.Untuk itu setiap pembangunan yang dilaksanakan,terlebih dahulu ada musawarahnya dengan masarakat, teru tama yang terkait langsung dengan masarakat banyak,ujar Mulyadi.

Menyangkut dengan Nasib warga stasiun ini perlu menjadi perhatian bersama,kalau pembangunan itu terlaksana,karena mereka tidak saja tinggal setahun dua tahun dilahan yang disewa,melainkan sudah berpuluh puluh ta hun .Untuk itu dalam pengosongan lahan stasiun ini,pihak PT.KAI tidak bisa sepihak,namun harus bermusawarah dengan warga yang menempati lahan stasiun ini,ujar Mulyadi yang juga menceritakan tentang rencana semula Presi den Joko Widodo akan membuka jalur Kereta api Trans Sumatsra.namun prog ram itu akhirnya berubah untuk membuat jalan Tol sumatera,termasuk Tol Padang- Pakan Baru (Riau).

Untuk memberikan kepaian keoada warga stasiun kepada warga stasiun ,Mulyadi berjanji akan memanggil Dirut PT.KAI dan Dirut PT.Patra jasa ke DPR-RI untuk menanyakan langsung perihalperdncanaan Pdembangunan Hotel,Mall dan Balkondes di Stasiun Bukittinggi.”Bagaimanahasknya nanti akan saya beri tahu warga staiun”,ungkap Mulyadi.

MASUK KE RANAH POLITIK.

Persoalan antara warga Stasiun penyewa aset PT.KAI dengan pihak PT. KAI cukup menjadi perhatian kalangan Politisi nasional yang duduk di DPR-RI . Mereka silih berganti datang untuk memberikan supor kepada para warga stasiun sekaligus berjanji untuk mencarikan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak.

Sebelumnya,hadir bertemu warga stasiun anggota DPD-RI,Leonardi Har maini yang turun bersama Politisi Partai Gerindra Sumatera Barat Ismunandi Sofyan,tidak lama berselang juga hadir anggota DPR-RI,Refrizal bersama Fraksi PKS DPRD Bukittinggi dan Rabu (9/8) kemaren ,hadir wakil ketua Komisi VII DPR-RI,Ir.Mulyadi menemui warga Stasiun bersama Fraksi Partai Demokrat DPRD Bukittinggi,seperti Yontrimansyah,Rusdi Nurman dan Hj.Aisyah serta Ketua DPC.Partai Demokrat Bukittinggi H.Ismet Amzis.

Dalam silaturahmi dengan warga stasiun itu,Ketua DPC.Demokrat Bukit tinggi H.Ismet Amzis juga memberikan sambutannya,begitu juga dengan Ketua OPAKAI Bukiittinggi Kumar Z Chan diawal pertemuan juga menjelaskan duduk persoalan yang terjad antara warga Stasiun Bukittinggi dengan pihak PT.KAI. (edis )




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *