2018, Pendapatan Payakumbuh di Proyeksi Capai Rp. 633.901.582.911

0
100
Penandatangan nota kesepakatan KUA dan PPAS tahun anggaran 2018

Payakumbuh, Dekadepos.com

Pemerintah daerah dan DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (30/8) lalu akhirnya menyepakati bersama rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun Anggaran 2018 didalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD setempat.

Sebelumnya, Ketua DPRD Payakumbuh, H. Yendri Bodra Dt. Parmato Alam selaku pimpinan Rapat Paripurna menyampaikan, KUA-PPAS 2018 ini telah melalui serangkaian pembahasan dan proses yang cukup panjang dan alot. “Dimulai dari 7 Juli 2017 pada sat penyampaian Nota Penjelasan Walikota Terhadap KUA-PPAS 2018 dilanjutkan dengan Rapat Kerja Komisi denngan mitra kerja kemudian dibahas dalam Rapat Internal Komisi pada tanggal 24 Agustus 2017 hingga pembahasan bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tanggal 25 sampai dengan 29 Agustus 2017,” Jelasnya

Penandatangan nota kesepakatan KUA dan PPAS tahun anggaran 2018 yang merupakan acuan dalam penyusunan RAPBD Kota Payakumbuh 2018 kedepan, Terlihat dalam penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2018, dilakukan oleh Plh. Sekdako Payakumbuh, Amriul Dt. Karayiang secara bergantian dengan Ketua DPRD Payakumbuh, H. Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, Wakil Ketua DPRD H Wilman Singkuan S. Sos. MM, H. Suparman. S.Pd, dan disaksikan Anggota DPRD, Forkopimda dan para kepala dinas badan dan kantor di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Dari penandatangan KUA dan PPAS 2018 tersebut, tergambar sudah arah dari APBD Kota Payakumbuh 2018 mendatang. Menurutnya, lebih diprioritaskan untuk kebijakan umum terhadap pembangunan Kota Payakumbuh kedepan terutama untuk peningkatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, kualitas kuantitas iklim usaha, pengembangan sektor pariwisata, pelayanan tata kelola pemerintahan. Menurunkan kimiskinan dan pengangguran, ketersediaan pangan serta peningkatan kualitas kehidupan beragama dan budaya.

Dari nota kesepakatan itu diketahui, Pendapatan Daerah Payakumbuh pada tahun 2018 diproyeksi sebesar Rp633.901.582.911 dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp102.198.713.911, Dana Perimbangan sebesar Rp510.135.728.000 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp21.567,141.000. Sedangkan Belanja Daerah Payakumbuh di tahun 2018 akan mencapai Rp665.381.972.060. hal ini terdiri atas Belanja Tidak Lansung sebesar Rp289.701.759.520 dan Belanja Lansung sebesar Rp375.680.212.540. Sementara itu, Pembiayaan Daerah Payakumbuh diproyeksi sebesar Rp31.480.389.149.

Walikota Payakumbuh, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Sekretaris Daerah Amriul Dt Karayiang mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Payakumbuh, khususnya pada Banggar DPRD dan TAPD atas keseriusan dan kerjasamanya dalam membahas KUA-PPAS 2018 ini. “Bapak Walikota berharap, kesepakatan KUA-PPAS 2018 ini dapat menjadi acuan yang baik dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) nantinya, mudah-mudahan nota kesepakatan yang kita tandatangani bersama ini akan membawa manfaat dan kemajuan bagi masyarakat Kota Payakumbuh kedepan,” Ucap Amriul mengakhiri. (Est).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here