Awas! Aksi Kejahatan Hipnotis Intai Kaum Perempuan

oleh

PAYAKUMBUH, (dekadepos) – Aksi kejahatan hipnotis kembali terjadi di Kota Payakumbuh. Pelakunya dikabarkan seorang wanita didampingi teman prianya, beraksi melucuti perhiasan para korbannya dengan dalih menawarkan jasa perawatan kulit bagi kaum perempuan yang ada di daerah itu.

Meski aksi kejahatan hipnotis terhadap kaum perempuan itu sudah lama berkembang lama dari mulut ke mulut warga masyarakat, baik yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, namun sampai kini pihak kepolisian yang ada di kedua daerah itu belum berhasil mencokok tersangka pelaku kejahatan hipnotis tersebut.

Menurut cerita yang berkembang dari mulut ke mulut masyarakat menyebut, pelaku kejahatan hopnotis itu disebut-sebut seorang perempuan paro baya. Pelaku hipnotis tersebut mendatangi kaum perempuan, utamanya kaum ibu-ibu yang dilihatnya memakai perhiasan emas baik kalung atau gelang tangan.

Modus operandi kejahatan yang dilakukan tersangka hipnotis tersebut, awalnya tersangka menawarkan jasa perawatan kulit atau yang dikenal lulur. Ketika tengah asyik-asyik merawat tubuh calon korbannya itulah si wanita yang menjadi pelaku kejahatan hipnotis itu meminta para korbannya melucuti atau menanggalkan perhiasan emas yang sedang dikenakannya.

Menurut sejumlah korban, dalam kondisi antara sadar tak sadar seperti orang terkena hipnotis itulah tersangka mengambil perhiasan emas korbannya. Bahkan korban baru menyadari telah menjadi korban kejahatan, ketika si wanita penawar jasa perawatan kulit itu beranjak pergi meninggalkan rumah mereka.

Dilaporkan ke Polsek

Kapolres Payakumbuh AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kapolsekta Payakumbuh, Kompol Russirwan ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat telah terjadi aksi kejahatan terhadap korban.

Menurut korban pelapor, ulas Kompol Russirwan yang akrab disapa Ayah itu, korban didatangi seorang wanita didampingi seorang teman prianya menawarkan jasa perawatan kulit atau lulur.

Saat tersangka merawat kulit korbannya saat itulah dia melakukan aksi kejahatan mengambil perhiasan emas yang ada di tubuh korbannya.

“ Agar tidak banyak lagi jatuh korban atas kejahatan hipnotis lewat jasa perawatan kulit ini, kita himbau para kaum ibu atau wanita yang ada di deerah ini, untuk waspada atau berhati-hati menerima seseorang yang menawarkan jasa perawatan kulit. Karena tidak tertutup kemungkinan ada aksi kejahatan dibalik penawaran jasa perawatan kulit tersebut,” pinta Kompol Russirwan.

Diakui Kompol Russirwan, saat ini pihaknya masih memburu wanita pelaku kejahatan hipnotis yang telah melucuti perhiasan para korbannya itu. (est)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *