Polisi Tetapkan Pak Jorong Sebagai Tersangka

oleh

LIMAPULUH KOTA,(dekadepos)– Kasus terbunuhnya seorang pelaku maling telur ayam di Jorong Koto Tuo Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, bernama Nurmasri alias Bari (54) seorang residivis kasus pencurian merupakan warga Kelurahan Bulakan Balai Kandi Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh penyidikannya memasuki babak baru.

Kapolres Limapuluh Kota. AKBP. Haris Hadis melalui Kasat Reskrim. AKP. Anton Luther didampingi Kasubag Humas Polres Limapuluh Kota. AKP. Efrizul, kepada awak media, Kamis (19/4) menyatakan bahwa, Darmizel (54) yang juga Kepala Jorong di daeeah itu sempat berduel dengan satu dari tiga orang kawanan pencuri telur digudang miliknya di Jorong Koto Tuo Mungka, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Limapuluh Kota, dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Nurmasri alias Bari.

Sebelumnya diberitakan, Nurmasri tewas didekat sebuah kolam ikan yang tidak jauh dari gudang telur milik Wali Jorong bernama Darmizel. Nurmasri alias Bari diduga tewas setelah mengalami sejumlah luka dibagian tubuh usai berkelahi dengan Darmizel. Peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban Darmizel menangkap  basah adanya aksi pencurian telur ayam di gudang miliknya.

Saat itu, Selasa dini hari (17/4) sekitar pukul 02.30. Wib komplotan maling menggunakan satu unit mobil sedang warga gelap melakukan aksi penggupakan terhadap gudang telur milik Darmizel yang juga Kepala Jorong Koto Tuo, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka.

Aksi pencurian telur ayam itu diketahui oleh Darmizel dengan melihat dari balik jendela rumahnya bahwa ada satu unit mobil jenis sedan warga gelap dengan nomor polisi yang belum diketahui parkir di depan rumahnya, tepanya didepan gudang telur miliknya.

Melihat mobil parkir di depan rumahnya, Darmizel keluar dari rumahnya untuk memastikan mobil siapa yang parkir didepan rumahnya. Setelah sampai di luar rumah, Darmizel, melihat mobil tersebut ke luar dari halaman rumahnya dan memutar ke arah Mungka Tengah.

Saat itu Darmizel berniat untuk mengejar mobil tersebut dengan sepeda motor, namun niat itu urung setelah dia melihat pintu gudang telur miliknya terbuka. Melihat kondisi tersebut, Darmizel, masuk kembali ke dalam rumahnya dan membangunkan istrinya.

Namun belum sempat istrinya bangkit dari tidurnya, Darmizel, kembali keluar rumah dan pergi menuju gudang telur miliknya. Saat itulah dia melihat tersangka Nurmasri alias Bari keluar dari gudang telur miliknya sambil mengangkat telur lebih kurang 300 butir.

Mempergoki adanya orang tak dikenal keluar dari gudang telur miliknya, Darmizel, langsung berteriak maling… maling…. Merasa kaget diteriaki maling, tersangka menjatuhkan telur hasil curiannya dan lalu kabur menuju mobil sedan yang sudah menunggu dengan kondisi mesinnya masih menyala.

Namun sial bagi tersangka, dia berhasil ditangkap Darmizel sehingga terjadilah perkelahian antara tersangka Nurmasri alias Bari dengan Darmizel yang mempersenjatai dengan pentungan kayu.

Dari perkelahian pelaku dan Wali Jorong yang sampai masuk kedalam kolam tersebut, korban Nurmasri alias Bari akhirnya kalah dan diketahui tewas. Jasad korban ditemukan didekat kebut coklat dengan sejumlah luka dibagian Punggung dan pinggang.

Usai kejadian, jasad Nurmasri alias Bari yang sempat divisum di Puskesmas Danguang-danguang Kabupaten Limapuluh Kota dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jati Kota Padang untuk dilakukan Autopsi. Sementara Darmizel dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Darwis (RSUD Suliki)

” Iya, Rabu (18/4) sekitar pukul 20.00 Wib penyidik telah membawa oknum Darmizel yang sempat dirawat dirumah RSUD Suliki ke Mapolres Limapuluh Kota. Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya ia kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” sebut  Kasatreskrim. AKP. Anton Luther sekaligus mengakui akan menggelar jumpa pers untukmengekspose secara resmi kasus tersebut. (est)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *