Polres Payakumbuh Ungkap Produksi Sabu-Sabu

oleh

PAYAKUMBUH, (dekadepos) – Sepertinya, Kota Payakumbuh yang berada diperlintasan Propinsi Sumatera Barat dengan Propinsi Riau, benar-benar sudah menjelma menjadi kota peredaran narkoba.

Betapa tidak, jika Kamis 12 April lalu jajaran Polres Payakumbuh berhasil membongkar pabrik pengolahan minuman keras, Sabtu dinihari 21 April 2018 jajaran kepolisian setepoat berhasil pula mengungkap tersangka pelaku pengolahan narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Payakumbuh AKBP Endrasetiawan Setyowibowo didampingi Kapolsekta Payakumbuh Kompol Russirwan didampingi Panit 1 Reskrim Polsekta Payakumbuh, Ipda. Aiga Putra, Humas Polsekta, Aiptu Dian Handayani, dalam jumpa pers yang digelar, Rabu (25/4) menyebutkan bahwa tersangka pelaku memproduksi sabu-sabu yang ditangkap itu bernama Rino (40).

“ Tersangka Rino ditangkapnya bersama seorang teman wanitanya masih dibawah umur bernama F (16) disebuah warung makan di pinggir jalan Merapi di Kelurahan Tiakar,” ungkap AKBP Endrasetiawan Setyowibowo.

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai jika tersangka terlibat mengkonsumsi narkoba. Namun, ketika ditangkap dan digeledah di rumahnya di kawasan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, pihak kepolisian akhirnya mengungkapkan jika tersangka Rino adalah pelaku pengolah sabu-sabu.

“Dari hasil pengakuan tersangka kepada penyidik, sabu-sabu olahannya itu hanya untuk konsumsi sendiri,” ujar AKBP Endrasetiawan Setyowibowo.

Saat dilakukan penggeledahan yang didampingi perangkat Kelurahan/Rt/Rw, dari penggeledahan disejumlah ruangan berhasil diamankan bahan dan alat yang diduga untuk memproduksi Narkoba jenis sabu-sabu. Diantaranya minyak Zippo, Alkohol 95 %, Baby Iol, Tremza, Air Aki, pupuk urea, soda api, garam baterai serta alat penumbuk dan pemasak dan alat hisap Narkoba jenis sabu-sabu.

Kepada Polisi, tersangka Roni mengakui bahwa kemampuannya untuk memproduksi Narkoba tersebut dipelajarinya dari internet.

“Untuk pengembangan lebih lanjut tersangka Roni masih diperiksa intesif, sedang teman wanitanya berinitial F yang masih dibawah umur sampai saat ini masih dijadikan sebagai saksi. Hasil pemeriksaan labor narkotiba yang diproduksi tersangka positif jenissabu-sabu, ” pungkas AKBP Endrasetiawan Setyowibowo. (dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *