Baru Kenal Langsung Berduaan Dihotel, Terus Unggah Status di FB, Siswi SMP Diamankan

oleh

(Dekadepos) — Entah apa yang ada di benak siswi kelas VIII SMP ini, sebut saja namanya Melati (bukan nama sebanarnya). Ketika umat islam memanfaatkan waktu untuk berkempul di hari Lebaran. Siswi SMP ini malah kabur dari rumah dengan pria yang baru saja dikenalnya.

Setelah sempat menghilang selama sepekan, Akhirnya, siswi SMP di Kota Tepian ini kembali ke pangkuan orangtuanya, Senin (11/6).

Melati yang baru duduk di kelas VIII SMP di Kota Tepian itu ditemukan di sebuah penginapan Bersama seorang pria bernama Yudi (24).

Pria yang belum lama dikenal korban itu, kini ditahan atas kasus pencabulan. Diduga terbuai bujuk rayu, Melati yang terpaut usia sembilan tahun dengan pelaku, menjadi lupa segalanya.

Beberapa hari menjelang Lebaran yang seharusnya sibuk mencari amal ibadah, mereka berdua malah asyik berduaan di sebuah penginapan di kawasan Samarinda Ilir.

Berdasarkan keterangan korban, antara Melati dan Yudi belum lama kenal lewat media sosial. Rabu (6/6) lalu, keduanya mengatur janji untuk bertemu di Jalan Tongkol, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir. Rasa cintanya, korban tidak menolak saat dibawa ke Hotel Merdeka.

Tak kunjung pulang selama hampir sepekan, membuat ibu Melati mencari anaknya. Handphone Melati pun sempat tak aktif sejak kepergiannya Rabu lalu. Teman-teman dekatnya tak ada yang mengetahui keberadaan siswi berkulit putih dengan rambut sebahu itu.

Berawal dari unggahan aktivitasnya serta mencantumkan lokasi di Facebook, dari itu pula keluarga mengetahui. Jika Melati berada di sebuah penginapan. Akhirnya, Senin (11/6) malam, sekitar pukul 20.30 Wita, Heru (27) paman Melati, langsung melapor ke markas polisi terdekat, untuk sama-sama mendatangi penginapan tempat Melati berada.

“Ya kami gerebek sama-sama polisi,” ujar Heru dilansir dari Radar Tegal. Kamar yang tepat berada di samping meja resepsionis itu langsung diketuk petugas. Sempat terkunci rapat, kunci khusus yang hanya dimiliki penginapan dipinjam. Melati pun bersama Yudi.

Pengakuan Yudi, sepekan membawa Melati, dia sudah empat kali menyetubuhi gadis di bawah umur tersebut. “Di Hotel Merdeka, dan penginapan di kawasan Samarinda Ilir itu,” ungkapnya. Atas kejadian tersebut, orangtua Melati melaporkan kasus tersebut ke Polsek Samarinda Kota.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, lelaki kelahiran Muara Pantuan, 24 tahun silam itu terpaksa menghabiskan Lebaran tahun ini di balik jeruji besi. Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto menyebut, jajarannya masih menunggu hasil pemeriksaan visum et repertum (VER) dari rumah sakit.

“Tunggu hasilnya ya,” singkat Purwanto.

Sumber:Radar Tegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *