Ribuan Botol Miras Oplosan Dimusnahkan

oleh
Ribuan botol miras oplosan berbagai merk dimusnahkan Polres Payakumbuh.

PAYAKUMBUH,( dekadepos.com)

Usai upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 72 yang berlangsung di halaman Mapolres Payakumbuh, Rabu (11/7) Kapolres Payakumbuh AKBP Endrasetiawan Setyowibowo didampingi Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Ketua DPRD Payakumbuh YB Datuak Parmato Alam, Dandim 0306/50 Kota, Letkol Kav. Solikhin dan Kajari Payakumbuh Nurtamam memusnahkan ribuan botol minuman keras oplosan berbagai merk yang berhasil digerebek jajaran Polres beberapa waktu lalu.

Kapolres Payakumbuh AKBP Endrasetiawan Setyowibowo menyatakan, pemusnahan ribuan botol miras oplosan yang disita sebagai bukti (BB) hasil kejahatan itu, sebagai bukti komitmen jajaran Polres Payakumbuh dalam upaya pemberantasan miras di daerah ini.

Jajaran Polres Payakumbuh akan terus berkomitmen untuk memberantasan peredaran minuman keras di daerah ini. Namun demikian pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras karena berdampak buruk terhadap kesehatan dan juga itu termasuk perbuatan melawan hukum,” tegas AKBP Endrasetiawan Setyowibowo.

Tetapkan 9 Tersangka

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis siang (12/4) sekitar pukul 13.30 Wib jajaran Polres setempat berhasil membongkar pabrik yang diduga memproduksi minuman keras.   

Tak tanggung-tanggung, operasi pengerebekan yang dipimpin Kabag Ops. Kompol Basrial didampingi Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, AKP. Epi Piliang, Kasubag Humas, Iptu. Hendri Has, Paur Humas, Aiptu Hendri Ahadi serta sejumlah perwira lainnya itu, berhasil mengerebek pabrik yang diduga memproduksi sekitar sembilan merek minuman keras dengan berbagai ukuran kadar alkohol.

Penggerebekan pabrik yang berada di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh itu sempat mengejutkan warga setempat. Pasalnya, tidak seorangpun warga setempat mengetahui jika dilokasi itu ada pabrik pengolahan minumun keras berbagai merek.

Selain mengamankan ratusan kardus miras yang telah dikemas dalam botol berbagai ukuran itu, polisi juga mengamankan delapan orang pekerja termasuk salah satunya anak yang diduga sebagai pemilik tempat usaha yang disamarkan dengan tempat penjualan buah-buahan seperti alpokat, rambutan.

Menurut Kompol Basrial, untuk penyidikan telah diamankan ribuan botol miras merk Angur Merah Orang tua, Wisky Mansion House, Mansion House Drygin, Bigboos Vodka dan Black Horse Whisky, Basoka Red Wine, Colombus Whisky, Macdonal Vodka, Asoka Blue, dan bahan baku pembuatan miras berbagai label merek serta mesin pengolahan minuman keras termasuk botol yang belum kosong yang belum diisi dengan miras oplosan.

Disamping mengamankan ribuan botol miras dari berbagai merk itu, penyidik juga mengamankan delapan pekerja yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masing-masing bernama Danu Daya, Kasidin, Endang Sobari,Taskim, Rusmono, Sutrisno, Bangkit Sanjaya dan Carkim.

Sedangkan tersangka utama Rasali Salim alias Ating alias Pak De, warga Kota Pekanbaru yang menjadi pemilik pabrik miras yang memproduksi minuman keras berbagai merk tersebut sampai saat ini telah ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Payakumbuh. Pasalnya, saat berlangsung aksi pengerebekan bos miras oplosan itu sedang tidak berada di lokasi penangkapan. (edw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *