Agar Kuat, Suami Dopping Istri dengan Sabu-sabu

oleh

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Ada-ada saja ulah suami yang satu ini. Agar stamina istrinya kuat saat berjualan sayur di Pekanbaru, Propinsi Riau, sang suami berinisial AB (47) mendopping istrinya Berinisial MN (42) dengan Narkoba dengan jenis sabu-sabu.

Walau dopping Narkoba jenis sabu-sabu itu telah berlangsung sejak dua tahun berlalu, namun sang istri yang hanya berjualan sayur saat Bulan Puasa itu, malah ketagihan dan kerap mengkonsumsi sabu-sabu bersama sang suami di rumah mereka di Kelurahan Sicincin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Namun kebiasaan buruk pasangan suami istri (Pasutri) yang telah dikarunia beberapa orang anak tersebut, harus terhenti saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh dan dua orang anggota BNNK Payakumuh melakukan penggerebekan, Rabu 10 Oktober 2018 sekitar pukul 22.30 Wib.

 

Saat digrebek, tidak hanya ada pasangan suami istri itu, namun juga ada seorang perempuan muda berinisial APS (28) yang mengaku bertamu ke rumah tersebut.

 

Tak percaya dengan ucapan AB, residivis kasus Narkoba yang baru beberapa bulan bebas dari Lembaga Permasyarakatan itu, Tim Opsnal yang dipimpin KBO Satresnarkoba, Ipda. Y. Herman dan Kanit Idik II, Aiptu Ardiyanto melakukan penggeledahan di rumah tersebut.

 

Hanya berselang beberapa menit, penggeledahan yang juga didampingi RT dan LPM itu, berhasil menemukan 2 paket kecil Narkoba jenis sabu-sabu disalah satu di kamar di rumah itu. Tidak hanya itu, Polisi dan BNNK juga menemukan sejumlah alat hisap.

 

Kepada Polisi, AB yang mengaku pernah bekerja sebagai sopir itu mendapatkan barang haram dari APS yang datang kerumahnya.

Mendengar pengakuan tersebut, Polisi (Polwan) melakukan penggeledahan terhadap APS. Dari penggeledahan yang dilakukan, berhasil diamankan 1 paket kecil Narkoba jenis sabu-sabu di saku celana wanita berambut pendek itu. Karena tidak lagi dapat mengelak, APS mengakui bahwa ia memang menjual sabu-sabu kepada istri AB yang juga tetangganya sendiri.

Tersangka MN yang mendengar pengakuan APS, akhirnya juga mengakui membeli Narkoba kepada APS atas permintaan sang suami. Ia menyebut menjadi pemakai Narkoba sejak beberapa tahun lalu, saat itu ia yang pedagang sayur harus mulai berjualan sejak  pukul 03.00 dinihari, karena sang suami kasihan dan ingin agar sang istri tetap kuat saat berjualan, ia berinisiatif memberi Narkoba.

“Saya kasihan sama istri, Pak. Sebab untuk berjualan sayur harus bangun lebih cepat. Agar ia tetap kuat berjualan, maka saya beri ia sabu-sabu,” sebut AB kepada Polisi.

Meski tak lagi berjualan sayur, namun karena terus kencanduan Narkoba, dan mendengar tetangga baru mereka berinisal APS juga seorang pengedar Narkoba, AB meminta sang istri untuk membeli Narkoba. Namun belum sempat sabu-sabu itu habis mereka konsumsi atau pakai, Polisi lebih dahulu melakukan penangkapan.

“Iya, kita kembali melakukan penangkapan terhadap pasangan suami istri yang diduga sebagai pengedar dan pemakai Narkoba, Selain pasutri itu, kita juga amankan seorang perempuan yang juga pengedar Narkoba. Dari tangannya kita amankan 1 paket dan dari rumahnya yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah tersangka MN kembali kita amankan 1 paket sabu-sabu serta Narkoba jenis ganja kering,” sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrastiawan Setyowibowo melalui Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, Iptu. Zulhendri didampingi Kasubag Humas Polres Payakumbuh, Iptu. Hendri Has, Kamis siang 11 Oktober 2018.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, ketiga tersangka ditahan di sel Mapolres Payakumbuh di kawasan Labuah Silang. (Edw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *