Tuntut Kesejahteraan, Puluhan Tenaga Tata Usaha Ngadu ke DPRD Payakumbuh

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Puluhan orang tenaga tata usaha/operator Sekolah Dasar di Kota Payakumbuh mendatangi Gedung DPRD Kota Payakumbuh di Kawasan Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat Kamis pagi 11 Oktober 2018, kedatangan tenaga Tata Usaha (TU) yang tergabung dalam Fortas SD Kota Payakumbuh itu untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait “Nasib” mereka yang dinilai tak sepadan dengan apa yang telah mereka berikan disekolah masing-masing tempat mereka mengabdikan diri.

Karena tidak ada agenda sidang di gedung itu, kedatangan puluhan orang itu disambut Sekretaris Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Basri Latief didampingi Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD, Elvi Jaya serta Kabag Umum, Bode Arman di gedung dewan. Usai menerima kedatangan puluhan orang tersebut, mereka diminta untuk menyampaikan aspirasi di ruang sidang DPRD di lantai II.

Dihadapan Basri Latief, pengurus Fortas SD Kota Payakumbuh menyampaikan beberapa hal, diantarannya Status TU SD se-Kota Payakumbuh diakui dalam struktur sekolah, mereka minta di SK kan dengan SK Walikota, minta kenaikan tunjangan, sebab saat ini mereka hanya menerima sebesar Rp. 250 ribu sedangkan tunjangan guru honor pada tahun 2019 nanti sudah di setujui/di acc sebesar Rp. 750 ribu, jam kerja tidak jelas tak jarang sampai shubuh, formasi CPNS untuk TU SD tidak pernah ada sejak tahun 2005 serta adanya pemotongan gaji TU oleh Kepala Sekolah sejak mereka diberi tunjangan.

“ Kami mohon bapak-bapak di DPRD Payakumbuh untuk bisa memperjuangkan aspirasi yang telah kami sampaikan. Sebab kami merasa keberadaan kami ada dan tidak, namun beban kerja kami sangat berat.” Sebut Ade Charmila salah seorang Tenaga TU yang hadir.

Sementara, Basri Latief yang mendengarkan aspirasi yang disampaikan dari perwakilan TU mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan tersebut akan segera dibicarakan dengan pimpinan DPRD, termasuk nantinya untuk memanggil jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

“ Aspirasi ini akan kami agendakan untuk dibahas dalam Rapat Kerja bersama perwakilan TU, selanjutnya kami juga akan meminta jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh untuk menjelaskan terkait persoalan yang ada ini”. Sebutnya.

Selain menyampaikan aspirasi dihadapan DPRD, perwakilan TU juga menyerahkan aspirasi mereka dalam bentuk beberapa lembar kertas. Penyampaian aspirasi yang berjalan beberapa jam tersebut berakhir jelang sholat dzuhur. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *