Rubah APBD Tanpa Pengetahuan Legislatif, DPRD Bukittinggi Tabik Rabo

0
28

Bukittinggi.Dekadepos.Com.

Rapat DPRD bersama Pemko Bukitinggi pada Senin (20/3) malam berlang sung panas,karena DPRD menilai Eksekutif dan TAPD merobah APBD tahun 2017 yang telah disepakati tanpa sepengatahuan Legislatif.Kondisi yang terjadi ini dapat merusak hubungan Legislatif dengan Eksekutif yang selama ini sudah berjalan Harmonis.

Seperti yang dikatakan Ketua Fraksi PPP,Rismaidi,dimana pada rapat an tara Legislatif mengevaluasi kegiatan APBD tahun 2017 .dari DPRD selain diha diri beberapa anggota DPRD yang terkait juga dihadiri ketiga unsur pimpinan, Ketua DPRD Beny Yusrial,Wakil Ketua,H.Trismon dan Yontrimansyah.Sedang kan dari Eksekujtif hadir TAPD dan Sekko H.Yuen Karnova yang juga Ketua TAPD Pemko Bukittinggi.

Dalam rapat yang semula berlangsung penuh keakraban itu,tiba tiba ra pat yang berlangsung sampai pukul 00.30 wib Selasa dinihari kemaren itu, me manas ketika membahas satu persatu Pokok Pikiran (Pokir) anggota Dewan. Di mana menurur Rismaidi,pihak eksekutif bersama TAPD merombak APBD tahun 2017 yang telah disepakati tanpa sepengetahuan Legislatif.

“Ada angkanya meningkat dari Rp.400 juta menjadi Rp.3 Miliar sampai Rp.4 Miliar,ada pula yang dihilangkan begitu saja.sehingga dengan temuan itu suasana rapat menjadi panas”,ungkap Rismaidi.

Walaupun malam itu,Sekko H.Yuen Karnova yang juga selaku Ketua TA PD minta maaf kepada anggota DPRD.Namun saya Rismaidi selaku ketua Fraksi PPP meminta kepada Sekko Yuen Karnova menindak tim TAPD yang kerja am buradul dan diberi sangsi.

Dan selaku Ketua TAPD,Yuen Karnova diminta untuk meminta maaf kepa da Walikota dan Wakil Walikota serta kepada Unsur Pimpinan DPRD,karena apa yang terjadi itu dapat merusak hubungan kedua lembaga dan juga menya lahi aturan,tegas Rismaidi.

Sementara itu Sekko Yuen Karnova yang dikomfirmasi awak media pada selasa siang kemaren,mengakui adanya sedikit ketegangan dalam rapat bersama DPRD pada Senin malam kemaren.

Dan ketegangan itu terjadi,sebenarnya tidak ada yang dihilangkan dan tidak ada yang dinaikan dalam APBD tahun 2017,tetapi dalam penyusunannya rada perubahan teknis.Dan perubahan inilah yang lupa menyampaikannya kepada DPRD,dan seharunya disampaikan kepada DPRD.

“Ini salah saya,karna saya lupa melaporkan adanya perubahan secara teknis penyusunan APBD kepada DPRD,dari segi jumlah anggarannya tidak ada yang dinaikan,kalau yang hilang mungkin kealpaan anggota dalam menyu sun,karena untuk menyusun APBD itu hanya ada 2 orang staf dan yang disu sun cukup banyak”,ungkap Sekko Yuen Karnova.

Untuk iu kepada unsur pimpinan dan anggota DPRD,saya selaku pribadi dan juga atas nama Ketua TAPD meminta maaf atas kealpaan dan kekhilafan saya memberitahu DPRD,sehingga terjadi ketegangan dalam rapat gabungan Senin malam kemaren.Dan saya juga akan minta maaf kepada Walikota dan wakil walikota atas kesalahan ini,tambah Yuen Karnova.( Aldo ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here