4 Tahun Direncanakan, Enam Anggota DPRD Payakumbuh Tidak Ikut Tes Urine.

0
16

KOTA PAYAKUMBUH. Dekadepos.com.

Meski sejak empat tahun lalu tes urine bagi Anggota DPRD Payakumbuh direncanakan digelar, namun hingga hari pelaksanaan pada Kamis (20/10) masih ada sejumlah wakil rakyat tersebut yang tidak bisa ikut. Enam dari dua puluh lima orang wakil rakyat tersebut tidak ikut Pelaksanaan tes Urine dengan sejumlah kendala.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mereka yang tidak ikut saat pelaksanaan tes urine itu, Wakil Ketua, Wilman Singkuan (karena masih sakit, sejak lama dirawat), Suparman, Aribus Madri, Mawi Etek Arianto serta Marhidayandi (Konsultasi ke Jakarta terkait Badan Kehormatan. red), Alex Wijaya (Izin, tugas partai. Red). Ismet Harius, Politisi Nasdem yang semula tidak ikut tes urine di gedung dewan di Koto Nan IV, akhirnya menyusul melaksanakan tes, di Kantor BNNK Payakumbuh Kecamatan Payakumbuh Selatan, termasuk Adi Suryatama, Politisi Muda Partai Demokrat.

Dari pelaksanaan tes urine tersebut, Kepala BNNK Payakumbuh menyebut bahwa hasilnya negatif Narkoba, artinya urine wakil rakyat tersebut tidak mengandung Narkoba ataupun zat berbahaya. “ Kita tentu apresiasi dengan terlaksananya tes urine ini, sebab sudah sejak lama kita agendakan. Dari 25 orang wakil rakyat, 6 orang diantaranya tidak ikut pelaksanaan tes urine karena sejumlah kendala”. Sebut AKBP. Firdaus yang juga asli putra Minang didampingi Indra Yulita, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan BNNK.

“ Memang tadi sekitar pukul 13.00 Wib, dua orang anggota DPRD (Ismet Harius dan Adi Suryatama. Red) datang ke Kantor BNNK untuk melaksanakan tes urine, sebab sebelumnya mereka ada keperluan lain, sehingga tidak bisa mengikuti tes urine yang digelar di DPRD”. Tambah Indra Yulita.

Edward, DF salah seorang Anggota DPRD, menyebutkan ia sangat mendukung upaya pencegahan dan penyalah-gunaan Narkoba dilingkungan DPRD. “ Sebagai wakil wakyat, kita tentu sangat mendukung tes urine ini. Sebab bisa menjadi contoh bagi instansi atau lembaga lain. Selain itu, ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap perang terhadap Narkoba”. Sebut Politisi PPP.

Ditempat terpisah, Afri (25) salah seorang warga Payakumbuh mengapresiasi tes urine yang diikuti oleh anggota DPRD Payakumbuh, namun ia sedikit menyayangkan, tes urine itu baru terlaksana setelah 4 tahun lalu sempat diwacanakan. “ Tentu kita apresiasi lengkah anggota DPRD yang mau mengikuti tes urine. Namun sayang, hal tersebut baru terlaksana setelah empat tahun diwacanakan. Bahkan anggota DPRD Kab. 50 Kota lebih dahulu melaksanakan”. Ucapnya. (Esha Tegar Putra).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here