4200 Kilo Rendang Payopali Siap Tembus Jabodetabek

0
47

PAYAKUMBUH, Dekadepos.com

Sebuah terobosan luar biasa baru saja ditorehkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian merealisasikan sebuah kerjasama dalam bidang pemasaran produk olahan industri lokal yaitu rendang jamur.

Kerjasama yang ditandai dengan  penandatanganan perjanjian antara Koperasi Wanakita Indonesia dengan kelompok usaha pengolahan jamur UP3HP Togak Basamo Payolinyam Payakumbuh Utara di ruang rapat Walikota lantai 2 Balaikota di Bukik Sibaluik, Senin (3/4) siang.

Acara penandatanganan yang dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah, Benni Warlis, dihadiri pula oleh Asisten II, Amriul, Kadis Kehutanan Propinsi Sumbar Hendri Oktavia, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Payakumbuh, Depi Sastra, Ketua Dekranasda Hj. Henny Yusnita, Camat Payakumbuh Utara Nofriwandi, Ketua Kelompok UP3HP Togak Basamo Tasriul dan perwakilan dari Koperasi Wanakita Indonesia Tito Indarto.

Sekdako Benni Warlis dalam sambutannya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada semua pihak yang telah merealisasikan kerjasama ini. “Apresiasi yang luar biasa kami berikan kepada semua pihak yang telah mengupayakan terealisasi nya perjanjian kerjasama ini”, kata Sekdako Benni.

Sekdako Benni Warlis juga berharap, dengan adanya kerjasama ini akan menjadi motivasi bagi industri olahan lainnya di kota Payakumbuh.

“Adanya kerjasama ini hendaknya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat yang bergerak di bidang olahan industri lainnya di Payakumbuh untuk terus berkembang dan mandiri. Dan pemerintah kota Payakumbuh akan terus memberikan pembinaan dan bantuan kepada seluruh petani dan industri kecil di kota ini”, harap Benni.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan antara Ketua Kelompok UP3HP Togak Basamo Tasriul dengan Koperasi Wanakita Indonesia yang diwakili oleh Tito Indarto.

Kerjasama dengan rentang waktu yang cukup panjang ini, di tahun pertamanya antara kedua belah pihak sepakat untuk menyediakan dan memasarkan sejumlah 4.200 kg rendang jamur tiram. Rendang jamur ini sebagaimana yang dikatakan oleh Tito Indarto dari Koperasi Wanakita Indonesia untuk tahap awal akan dipasarkan di daerah Jabodetabek dan sekitarnya.

Sementara itu Ketua Kelompok UP3HP Togak Basamo Tasriul menginformasikan rendang jamur tiram ini diberi nama dengan Payopali. Dan menurut Tasriul sendiri nama tersebut merupakan gagasan dan ide Walikota Payakumbuh. (esha tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here