50 Kota Kerap Dilanda Bencana, Sekretaris BPBD Sumbar : Bentuk dan Tingkatkan Kapasitas TRC PB

0
53

LIMA PULUH KOTA. Dekadepos.com.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar Rapat koordinasi dan sosialisasi kebencanaan di aula hotel Mangkuto Payakumbuh, Senin (14/11), dalam kegiatan tersebut BPBD mendatangkan nara sumber dari BPBD Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris BPBD Provinsi Sumatera Barat Elyusman, sekaligus sebagai nara sumber dengan materi penjelasan tentang pedoman pusdalops Penangulangan Bencana (PB), kemudian Kabid Kedaruratan dan Logistik R. Pagar Negara dengan materi penjelasan tentang prosedur tetap tim reaksi cepat (TRC) dan Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dengan materi penjelasan tentang komando tanggap darurat.

Dihadapan para SKPD dan Camat se kabuaten Lima Puluh Kota, Elyusman, menjelaskan, daerah kabuaten Lima Puluh Kota dalah salah satu daerah di Sumatera Barat rawan bencana. Namun berkat keseriusan dan kesungguhan serta keras semua pihak, utamanya BPBD Lima Puluh Kota, semuanya dapat diatasi dengan baik, sehingga dampak bencana yang terjadi semakin menurun terhadap masyarakat. Kerja keras tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab kita kedpan, untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana, meliputi pengintegrasian penanggulangan bencana sebagai prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah.

Kegiatan ini, tidak sekedar rapat dan tatap muka dengan SKPD dan Camat se kabupaten Lima Puluh kota akan tetepi, memberikan imput dalam rangka harmonisasi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi penanggulangan bencana di daerah. “Saya tegaskan, penyelenggaraan penanggulangan bencana, twentunya dengan dukungan anggaran yang memadai, secara cepat, tepat dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan menteri keuangan Nomor 105 tahun 2013 dan pelaporan keuangan secara akuntabel, sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, “tegas Elyusman.

Untuk itu, kepada kita semua saya harapkan kepada BPBD agar membentuk dan meningkatkan kapasitas TRC PB, terutama dalam melakukan kaji cepat dampak bencana. Menetapkan regulasi dan melaksanakan pengurangan resiko bencana melalui peraturan daerah (Perda), sebagai pelaksanaan amanat Senday Frame Work For Action (Pengiriman Kerangka Kerja dan Tindakan). “Sebetulnya, pemerintah daerah sebagai first responder PB dan sekretaris daerah selaku kepala BPBD Ek-Officio sebagaimana amanat Undang-undang agar terus memperkuat kelembagaan BPBD, menyiapkan dan melatih personil yang handal, serta mengalokasikan dan meningkatkan dukungan anggaran yang memadai, termasuk dana belanja tak terduga (siap pakai) bagi penyelenggara PB,”papar Elyusman.

Menjelang ditutupnya acara oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Nasriyanto didampingi sekretaris BPBD Nur Akmal dan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, sekaligus ketua pelakasana Yulianto, mengharapkan saling bahu membahu dalam penanggulangan bencana sesuai dengan tupoksi masing-masing, dalam rapat koordinasi ini. Sampai saat ini, kita masih banyak kelemahan dalam penyelenggaraan PB, namun diharapakan maupun untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengambil tindakan pencegahan dan mitigasi bencana, sehingga dapat mengurangi tingkat resiko suatu bencana. “Mudah-mudahan kegiatan ini menghasilkan koordinasi lebih cepat, tepat dalam penanggulangan bencana. Bak kata pepatah, kaba baiak baimbauan, kaba buruak bahamburan,”jelas Nasriyanto.

Secara terpisah, bupati Lima Puluh Kota, Ir. Irfendi Arbi. MP, menyebutkan, dengan semakin meningkatnya intensitas bencana dan keragamannya, maka upaya PB di kabupaten Lima Puluh Kota perlu ditangani secara komprehensif, multi sektor, terpadu dan terkoordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah daerah. “Untuk itu, kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi PB ini diharapkan menghasilkan rumusan yang dapat digunakan dalam PB, disamping itu diharapkan lagi adanya komitmen bersama sehingga PB sesuai dengan nawa cita Presiden RI tahun 2014-2019, menyatakan mnghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberi rasa aman pada seluruh warga negara, “ujar Bupati Irfendi Arbi. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here