9 Tahun Jadi Ajudan Orang Penting, Lurah Ini Rela jadi “Tukang Panggul” Beras

0
307

Kota Payakumbuh, Dekadepos.com

Sembilan Tahun menjadi Ajudan sejumlah Orang Penting (Pejabat. Red) di Pemko Payakumbuh, Budi Kurniawan (45) rela menjadi “ Tukang Panggul “ beras di Kelurahan Payolansek. Namun, pekerjaan tersebut tidak ia lakukan tiap hari. Pekerjaan itu hanya dilakukan jika masyarakat Miskin akan menerima beras Bantuan berupa Beras Orang Miskin (Raskin).
Budi Kurniawan yang terakhir kali menjadi Ajudan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, kini dipercaya Walikota yang kembali terpilih pada Pilkada serentak Jilid II 15 Februari lalu sebagai Kepala Kelurahan (Lurah) Payolansek.

Pekerjaan “Memangul/mengangkat” beras yang ia lakukan karena keterbatas jumlah staf di Kantor yang ia pimpin. Sebab Kantor Lurah yang idealnya memiliki 5-6 orang staf, hanya ada 3 orang saja, itupun termasuk Budi sebagai Kepala Kelurahan. Sehingga pada saat proses penyaluran Beras Raskin yang dilakukan beberapa waktu lalu, ia harus turun tangan membantu mengangkat beras.

“ Karena keterbatasan personil/staf di Kantor Kelurahan, tentu kita harus turun tangan dalam membantu penyaluran beras. Di Kantor Kelurahan Idealnya ada 5 – 6 orang staf, namun karena di kelurahan Payolansek hanya ada tiga orang, sementara dua orang lainnya, satu cuti dan satu pensiun”. Ujar pria yang menjadi Kepala Kelurahan sejak 27 Desember 2016 lalu itu.

Budi menambahkan, Kelurahan Payolansek yang memiliki Luas 250 Ha dengan jumlah penduduk sekitar 4000 jiwa dan 120 Kepala Keluarga (KK). Untuk penerima raskin pada tahun 2017 ini, berdasarkan data tahun 2015 terdapat sekitar 143 KK.

Kedepan, Budi berupaya untuk mensejahterakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Caranya tidak muluk-muluk, dengan pemberdayaan lahan pekarangan yang ada dirumah-rumah warga, Budi mengajak masyarakat untuk menanam Cabe dan Bawang di Polybag. Dengan harapan bukan lagi sebagai ketahanan pangan, tapi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Kelurahan.

“ Kedepan kita ajak masyarakat untuk menanam bawang dan cabe, minimal 10-50 Polybag per KK, sehingga bisa membantu meningkatkan ekonomi keluarga jika sudah bisa menghasilkan/bisa dipanen”. Tambah Budi. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here