Ada Nuansa Eropa di Lembah Harau

0
295

BAGI penghobbi darmawisata atau jalan-jalan, tentu sangat merugi jika tak berkunjung ke objek wisata Lembah Harau.

Betapa tidak, destinasi wisata andalan Kabupaten Limapuluh Kota, tak hanya tersohor dengan objek wisata alamnya yang memiliki tebing batu cadas yang terjal, namun juga terkenal dengan kondisi alamnya yang asri dengan air terjunnya yang sejuk.

Tentunya, tidak sulit jika Anda ingin bepergian ke objek wisata Lembah Harau ini. Berjarak sekitar 138 km dari Kota Padang ibukota propinsi Sumatera Barat, dan sekitar 47 km dari Bukittinggi dan 18 km dari Kota Payakumbuh dan 2 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota, banyak sarana transpotasi yang dapat mengantarkan Anda dan keluarga untuk bersenang-senang menikmati alam Lembah Harau.

Dapat dipastikan, bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Lembah Harau, dijamin Anda akan berdecak kagum akan keindahan Lembah Harau. Bayangkan, saat memasuki kawasan Lembah Harau,  Anda akan berada diantara  dua bukit batu granit terjal berwarna-warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter.

Data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota diketahui, kawasan Lembah Harau merupakan cagar alam dan suaka margasatwa memiliki luas 669 hektar. Selain dipenuhi pemandangan hijau nan menyejukkan, juga ditemukan sejumlah air terjun dan cerita rakyat yang sudah menjadi legenda tentang Sari Banilai.

Ada Nuasa Eropa di Lembah Harau                     

Sekadar Anda tahu, objek Wisata Lembah Harau memiliki tiga kawasan objek wisata yakni resort Aka Barayun, resort Sarasah Bunta, dan resort Rimbo Piobang.

Pada resort Aka Barayun yang memiliki keindahan air terjun yang mempunyai kolam renang, yang memberikan nuansa alam yang asri juga berpotensi untuk pengembangan olah raga panjat tebing, karena memiliki bukit batu yang terjal dan juga mempunyai lokasi yang bisa memantulkan suara.

Disini juga terdapat fasiltas penginapan berupa homestay yang bisa dimanfaatkan wisatawan yang ingin menginap lengkap dengan fasilitasnya. Konon, Sarasah Aka Barayun dari legenda dalam masyarakat yang berada di sekitarnya Cagar Alam Lembah Harau dulunya adalah Laut.

Diceritakan batu-batuan yang terdapat di sini adalah sejenis batu yang biasanya terdapat di dasar laut. Diantaranya dua dinding batu yang terjal, tergantung pada sebuah akar yang pada saat pasang naik terbenam dan waktu pasang surut, nampak di atas air tergantung dan berayun-ayun ditiup angin.

Resort Sarasah Bunta terletak disebelah timur Aka Barayun, memiliki empat air terjun  atau sarasah Aie Luluih, Sarasah Bunta, Sarasah Murai dan sarasah Aie Angek  dengan telaga dan pemandangan yang indah.

Sedangkan Sarasah Bunta mempunyai air terjun yang berunta-unta indah seperti bidadari yang sedang mandi apabila terpancar sinar matahari siang sehingga dinamakan Sarasah Bunta. Sarasah Murai, pada sarasah ini sering pada siangnya burung murai mandi sambil memadu kasih sehingga masyarakat menamakan Sarasah Murai .

Pada Sarasah Aie Angek belum banyak dikunjungi wisatawan, airnya agak panas berada arah ke utara dari Sarasah Murai. Pada Resort Rimbo Piobang meski belum berkembang, namun punya potensi untuk maju dan berkembang.

Bagi Anda yang hobbi berselfie dengan nuansa Eropa, tak perlu pergi jauh-jauh ke benua Eropa. Artinya, cukup datang ke objek wisata Sarasah Bunta Lembah Harau. Dikawasan itu, akan Anda temukan dua bangunan sekolah berarsistek gaya Eropa dan dihalamannya bertabur pasir putih dan tumbuh sebatang pohon kayu yang sedang musim gugur.

Dilokasi itu, banyak anak-anak muda berselfie ria mengabadikan keindahan alam yang penuh sensasi bernuasa Eropa itu. Selamat bersenang-senang ya sobat (Fabelani Prilitya siswa SMAN 1 Payakumbuh)

 

 

Save

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here