Akhirnya Pelajar Hanyut Ditemukan, Begini Kondisinya

0
99

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com

Setelah Empat Hari melakukan pencarian terhadap pelajar MTSN di Kabupaten Limapuluh Kota, bernama Ihsan (13) yang hilang terseret arus saat berenang bersama tiga orang temannya pada Jumat (6/1) lalu akhirnya ditemukan.

Informasi yang diperoleh, Ihsan ditemukan mengapung 4 KM dari tempat dirinya terseret, tepatnya dikelurahan Sungai Pinago Kecamatan Payakumbuh Barat, Senin (9/1) sore sekitar pukul 17.05 WIB.
addtexttophoto9-1-2017-8-37-30
Penemuan Ihsan berawal dari Laporan seorang pemancing yang melihat mayat Ihsan mengapung ditepian Batang Agam tidak jauh dari Jembatan Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat, melihat ada mayat mengapung sontak saja pemancing itu berteriak.
addtexttophoto9-1-2017-8-41-38
Mendengar teriakan, May Yusri(56) dan Junaidi Andri (42) yang sedang asik duduk-duduk langsung menceburkan diri dan mencoba menepikan mayat itu dengan kayu karena takut nantinya mayat kembali diseret arus.

Setelah berhasil mengamankan mayat Ihsan, May dan Junaidi beserta warga langsung melaporkan kejadian itu kepada Tim pencarian,tidak berselang lama Tim yang terdiri dari BPBD, Timsar dan relawan itu langsung mengamankan Mayat Ihsan.

Saat ditemukan, pakayan dan kondisi jasad Ihsan masih utuh. Bahkan dikabarkan, Handphone milik Ihsan, juga ditemukan di salah satu kantong celananya. Kini jasad Ihsan, sudah dibawah ke RSUD Adnan WD Payakumbuh, untuk diselenggarakan, sebelum diserahkan kepada Kelurganya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Ramadinol, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya Ihsan, dengan sendirinya tanggap darurat pencarian orang hanyut selesai. “Dengan ditemukannya korban, maka tanggap darurat selesai,” jelas Rahmadinol.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang Pelajar di sebuah MtSN di Situjuah Batua Kabupaten Lima Puluh Kota bernama Ihsan (13) terseret aliran Sungai Batang Agam yang cukup keras. Peristiwa tersebut berawal saat korban Ihsan bersama tiga orang temannya, Gova, Fajri dan Gazi berniat untuk berenang di Aliran Sungai Batang Agam di daerah mereka, tepatnya Lubuak Antu Jorong Padang Ambacang Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota.

Mereka berenang sekitar pukul 16.00 Wib, namun sayang tak berapa lama berenang, korban yang menggunakan benen (Ban Karet. red) terbalik. Ia Terbawa derasnya aliran arus Sungai Batang Agam, beruntung ketiga Kawannya selamat karena mereka pandai berenang. (Esha Tegar)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here