Aktivitas Jual Beli Sepi, Pedagang Banyak “Bamanuang”

0
32

Payakumbuh, Dekadepos.com

Aktivitas Jual beli pedagang Pakaian Jadi anak-anak di Terminal Angkutan Kota Payakumbuh Memasuki semester II tahun 2017 masih sepi. Daya beli masyarakat rendah, Terbukti, pedagang pakaian anak-anak di Los Penampungan Blok Timur, Pasar Payakumbuh hari-hari banyak “bamanuang”. “Langang, urang lewat sajo indak ado. Banyak bamanuang kini. Bahkan sebahagian kawan-kawan pedagang disini banyak tutup, alasannya yo dek langang tadi,” tutur Awal (42) pedagang pakaian anak-anak, disela-sela menunggu pembeli, Senin (9/10) kepada Wartawan. Menurutnya masyarakat tidak berbelanja, kondisi ini dialami oleh masyarakat pedagang sejak usai lebaran Idul Fitri 1438 H lalu. Meski begitu disampaikan Awal, untuk sekedar “pacah Talua” saja. “Kadang hanya satu anak celana dalam saja yang terjual dalam sehari. Sehingga ndak pulang pokok deknyo do, makonyo banyak kawan mamiliah indak manggale,” tuturnya.

Sementara pedagang lainnya, Dona, yang tidak menggelar dagangannya di Pasar payakumbuh mengakui hal serupa. “Langang bana kini da. Kadang memang ndak ado jua bali do. Makanya sekarang lebih sering tutup, hanya di hari-hari tertentu yang buka,” sebutnya.

Pedagang lainnya Yal, menyebut aktivitas jual beli sangat sepi. “Aktivitas jual beli kini marasai. Kawan-kawan banyak nan ndak manggale dek langang.  Padahal sekarang masih bulan baru, biasanya pada tanggal baru itu pasar lumayan ramai, jual beli meningkat, tapi kini beda,” sebutnya. Menurutnya, biasa menjelang akhir-akhir tahun daya beli masyarakat menggeliat. Tetapi, menjelang akhir tahun ini belum juga ada tanda naiknya daya beli masyarakat terutama untuk kebutuhan pakayan anak-anak.

Diprediksi, melemahnya daya beli masyarakat turut dipengaruhi turunnya harga komoditi petani. Mengingat, masyarakat desa atau Nagari akan berbelanja di pasar bila harga komoditi dan hasil tani naik. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here