ALAMAK! SATU KELUARGA JUAL NARKOBA

0
73

Limapuluh Kota, dekadepos.com–
Duh.. satu keluarga ini benar-benar sudah edan tidak pantas untuk ditiru. Jika dua bulan lalu ibu kandung dan ayah tirinya ditangkap karena terlibat sebagai bandar narkoba. Kini, giliran anak kandungnya yang dicokok polisi atas kasus yang sama.

Setidaknya, itulah yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota. Seorang nenek 7 orang cucu asal Jorong Balai Talang, Kenagarian Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota berinitial I (56) Senin 27 Februari lalu, dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh saat akan melakukan transaksi narkoba. Selang beberapa jam kemudian, giliran suaminya berintial SY (63) yang dicokok polisi.

Herannya, meskipun ibu kandung I dan ayah tirinya SY sudah berhasil ditangkap karena terlibat sebagai bandar narkoba, ternyata tidak membuat anaknya bernama Roland Valentino (33) takut dan kapok mendengarkan barang haram yang dapat merusak mental generasi muda itu.

Buktinya, Kamis (27/4) sekira pukul 16.30 Wib, laki-laki yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan tercatat sebagai warga Jorong Balai Talang, Kenagarian Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota itu, juga dicokok Tim Opsnal Satrenarkoba Polres Limapuluh Kota karena terlibat sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu.

Menurut Kapores Limapuluh Kota AKBP. Haris Hadis didampingi Kasatnarkoba, Iptu. Zul Andri dan KBO Satresnarkoba, Iptu. Togap Silalahi, Jum’at (28/4), tersangka Roland Valentino ditangkap disebuah tempat pencucian sepeda motor di Jorong Guntung, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (27/4) sekira pukul 16.30 Wib.

Dari tangan tersangka Roland Valentino yang pernah dihukum 1,5 tahun penjara karena kasus yang sama, ditemukan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2 paket kecil yang dibungkus dengan plastik bening disimpan didalam tangan sebelah kanannya.

Setelah dilakukan pengembangan penyidikan dari mulut Roland Valentino diperoleh bahwa sabu-sabu itu telah dijualnya kepada Fadli Satria (30) warga Jorong Bukik Bulek, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota.

Selang beberapa waktu kemudian, Tim Opsnal Satrenarkoba Polres Limapuluh juga berhasil menciduk Yuswardi alias Gantuang (43) warga Jorong Guntuang, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Kota.

“ Yuswardi alias Gantuang kita tangkap di jalan setapak di kebun coklat, Kamis (27/4) sekira pukul 17.30 Wib di Jorong Bukik Bulek, Kenagarian Banja Laweh, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota. Dari tangan tersangka Yuswardi ditemukan sabu sabu sebanyak 9 paket kecil yang dibungkus dengan plastik kecil warna bening yang disimpan didalam kotak sampurna warna merah yang terbuat dari kaleng,” ujar Iptu. Zul Andri.

Djelaskan Iptu. Zul Andri, dari tangan ketiga tersangka pengedar sabu-sabu itu berhasil disita barang bukti 9 paket sabu kecil, 2 paket sabu kecil seberat 1 gram senilai Rp.1.400.000,- 16 plastik pembungkus sabu warna bening, 4 buah jarum,1 buah kotak rokok merk Sampurna yang terbuat dari kaleng, 7 buah pipet,1 buah paku, 1 buah kaca pirek, 1 buah mancis, 1 buah hp merk Samsung dan 1 buah tutup botol las segar yang sudah dilubangi.

Sampai berita ini dikirim ke redaksi, ketiga tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu itu sudah mendekam dibalik jeruji besi tahanan Polres Limapuluh Kota untuk pengusutan lebih lanjut. (esha tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here