Anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah Bakal Studi Komperatif ke Riau

0
27

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –
Jika dulu, Propinsi Sumatera Barat dikenal sebagai “kiblat”nya berbagai aspek pembangunan bagi masyarakat Propinsi Riau. Namun, tidak demikian kondisinya untuk saat ini. Beberapa tahun belakangan, berbagai aspek pembangunan di Propinsi Riau, sangat berkembang dengan pesat, bahkan perkembangannya jauh menggalahkan pembangunan Propinsi Sumatera Barat.

Tentunya, perkembangan pembangunan Propinsi Riau tidak hanya sebatas pada bidang sarana dan prasana infrastruktur saja. Namun, lebih jauh dari itu, perkembangan pembangunan bidang pendidikan dari berbagai aspek, termasuk pembangunan bidang informasi dan media masa, ternyata Propinsi Riau mulai dijadikan sebagai daerah ‘studi’ bagi sejumlah daerah kabupaten/kota yang ada di tanah air.

Sebutlah, misalnya, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Propinsi Riau, sepertinya pihak pemerintah kedua daerah itu tahu betul, jika sejumlah daerah kabupaten/kota yang ada di Propinsi Riau, layak dijadikan sebagai daerah studi banding.

Agaknya, memahami majunya pembangunan bumi lancang kuning tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mengajak seluruh anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah untuk melakukan studi komperatif ke Kota Pekanbaru, Riau, untuk mencari tahu apa yang menjadi kiat berkembangnya pembangunan daerah yang dikenal memiliki ladang minyak dan perkebunan sawit terluas di pulau Sumatera itu.
Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh, Elvi Jaya, mengatakan bahwa, studi komperatif wartawan Kota Payakumbuh ke Kota Pekanbaru, Riau, itu direncanakan pertengahan April 2017 ini.

Tujuan studi banding, ulas Elvi Jaya, tentunya tidak hanya melihat program pembangunan yang telah berhasil diraih Kota Pekanbaru, namun lebih jauh dari itu ingin melajar bagaimana kiat pemerintah daerah setempat membangun sinergisitas dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk dengan kawan-kawan media dalam kapasitasnya sebagai penyampai informasi ke tengah-tengah masyarakat.

“ Tentunya, tidak bisa dibantah bahwa, saat ini peranan media masa dalam aspek pembangunan sangatlah dibutuhkan. Untuk itu, menjadi sebuah keharusan bagi pemerintah, untuk menjalin sinergisitas dengan kawan-kawan media untuk terus menggali potensi informasi demi tercapainya pembangunan daerah kea rah yang lebih baik” pungkas Elvi Jaya. (esa tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here