Anggota TNI Tidak Boleh Ikut Berpolitik Praktis

0
42

LIMAPULUH KOTA dekadepos.com-

Anggota TNI tidak boleh ikut berpolitik praktis. Apabila ada dari anggota TNI yang akan ikut berpolitik ataupun Calon Legislatif (Caleg) harus mengajukan pensiun dini sesuai prosedur yang berlaku. Untuk itu, anggota TNI diminta untuk berpikir panjang sebelum mengambil keputusan utuk ikut berpolitik dan jangan terpancing oleh iming-iming jabatan.

Hal itu ditegaskan Danramil 05/Harau Mayor Inf Munawar ketika menjadi pembicara dalam kegiatan pembinaan netralitas TNI yang digelar, Jumat (23/3) di aula Makodim 0306/50 Kota Jalan Raya Tanjung Pati, Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara itu Danramil 04/Luhak Kapten Inf Hariyadi yang juga hadir sebagai pembicara dalam kegiatan itu menyampaikan bahwa, anggota TNI harus bersikap netral dalam kegiatan politik jangan sampai memihak kepada suatu partai politik

“Sasarannya, agar bisa mengawal demokrasi terkait pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,” pintanya.

Tak hanya itu, Kapten Inf Hariyadi meminta agar anggota TNI  membatasi diri agar tidak berada di lokasi kampanye dari tiap-tiap partai dan tidak berkomentar baik secara lisan ataupun media sosial tentang politik.

Pembinaan netralitas TNI dengan tema “Melalui Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu/Pilkada Kita Wujudkan Profesionalisme, Tidak Berpolitik Praktis, Netral dan Tidak Berpihak Demi Suksesnya Penyelenggaraan Pemilu/Pilkada di Seluruh Wilayah NKRI” itu, sedikitnya diikuti lebih kurang 100 anggota TNI

Hadir dalam kegiatan kegiatan itu Kasdim 0306/50 Kota Mayor Inf Hasbullah Pasaribu, para Danramil dan perwira staf Kodim 0306/50 Kota, anggota Yonif 131/Brs (10 orang), Ketua FKPPI Kabupaten 50 kota Beni Johor, Wakil Ketua PPM Kabupaten 50 Kota Hendrais dan personil Kodim 0306/50 Kota dan PNS. (est)