Antisipasi Kejahatan jalanan di Jalur Sumbar-Riau, Sniper Bakal di Sebar

0
35

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Hukum Polres Lima Puluh Kota, khususnya di Jalan Raya Negara Sumbar-Riau, Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Haris Hadis bakal menyiagakan sejumlah Sniper/penembak jitu yang berasal dari Kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kejahatan jalanan yang mungkin akan membahayakan harta dan nyawa para pemudik. Pengamanan itu terutama disepanjang jalur perlintasan Sumbar-Riau.

” Untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di wilayah hukum kota, akan di tempatkan sniper (penembak jitu) ditempat-tempat rawan terjadi kejahatan jalanan sepanjang jalur mudik Sumbar-Riau. Jadi kita pastikan pemudik aman dan tidak was-was ketika berada di jalan,”. Sebut AKBP. Haris Hadis, didampingi sejumlah Kasat, Kapolsek serta sejumlah perwira lainnya, baru-baru ini usai menggelar buka bersama dengan puluhan awak media di sebuah rumah Makan di Kawasan Ketinggian.

Ia juga menyebut bahwa pengaturan arus lalulintas untuk mengatasi kemacetan juga sudah dipersiapkan termasuk jalur-jalur alternatif. Bahkan pihaknya menyiapkan tiga posko pengamanan mudik pertama Kelok Sembilan, Pangkalan dan Mapolres. “Ada 31 personil kita siagakan tiap hari untuk pengaman baik dari lantas maupun Sabhara. Kemudian secara keseluruhan kita menerjunkan sebanyak 260 personil. Kita akan amankan titik rawan macet, bencana, kemudian juga pasar tumpah seperti di Sarilamak, semua kekuatan kita maksimalkan,” sebutnya.

Disamping itu sebut Kapolres, pemudik dari arah Riau menuju Sijunjung, Dharmasraya, Solok, Sawahlunto Via Lintau bisa menghindari kemacetan di Kota Payakumbuh dengan mengambil jalur alternatif di Batu Balang Taram, Keluarnya di Jalur Raya Payakumbuh Lintau.

Begitu juga dari arah Riau menuju Bukittinggi, Pasaman, Agam, Padang, Pariaman dan Pesel, bisa belok kanan sebelum pusat kota untuk menghindari kemacetan dalam kota Payakumbuh.

“Kita juga menempatkan personil pengamanan ditempat-tempat objekwisata seperti Harau dan Kapolo Banda. Jadi kita berharap bisa menciptakan kenyamanan, ketertiban kepada masyarakat selama libur lebaran,” harap Kapolres.
Diprediksi puncak arus mudik lebaran 1438 H ini dijalur Sumbar-Riau akan berlangsung Jumat-Sabtu. Mengingat cuti libur lebaran baru dimulai 23 Juni. Sehingga pegawai Negeri dan BUMN serta Swasta diperkirakan mudik pada dua hari terakhir menjelang hari raya idul Fitri. Hingga saat ini, Kamis (22/6) jalur -Sumbar-Riau sudah terpantau ramai lancar. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here