Antisipasi Rabies, Puluhan Hewan Peliharaan di Payakumbuh Divaksinasi

0
56

PAYAKUMBUH,dekadepos.com
Dalam rangka antisipasi terjadinya penyebaran penyakit rabies di kota Payakumbuh dan sekitarnya, Dinas Pertanian kota setemapat melalui UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sedang melaksanakan  penyuntikan anti rabies terhadap hewan peliharaan di seluruh Kecamatan di Kota Payakumbuh.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Hewan Kota Payakumbuh,Drh. Trisna Yessy  Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus gigitan rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.

Untuk itu, pihaknya akan gencara melakukan vaksinasi rabies agar masyarakat terhindar dari penyakit ini, menurutnyasaat ini sudah ada dua Kecamatan  yang melakukan vaksinasi rabie, dua kecamatan itu yakni Kecamatan Payakumbuh Selatan dan Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, sedangkan yang sedang berlangsung bulan April ini adalah di  Kecamatan Payakumbuh Barat. Setelah itu dilanjutkan ke kecamatan Payakumbuh Utara dan Payakumbuh Timur .

“Kita sudah sebarkan edaran dan jadwal vaksinasi rabies ke seluruh kelurahan di kota Payakumbuh agar dapat di sosialisasikan kepada manyarakat yang memiliki hewan peliharaan yang termasuk kedalam HPR (Hewan Pembawa Rabies) seperti anjing, kucing , kera, dan lain lain”, terang Drh. Yessy.

Dirinya  juga menghimbau kepada masyarakat di Kota Payakumbuh untuk membawa hewan peliharaannya ke kantor lurah setempat untuk disuntik anti rabies sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Mari kita tingkatkan kesadaran kita akan bahaya penyakit rabies, untuk kepentingan anggota keluarga dan masyarakat umum”, himbaunya

Setelah vaksinasi rabies  ini dilaksanakan di seluruh Kecamatan yang ada di kota Payakumbuh maka kita akan melanjutkan kepada penangkapan hewan-hewan liar yang berkeliaran di Kota Payakumbuh . Untuk itu diminta kepada masyarakat untuk menjaga hewan peliharaannya terutama anjing dan kucing agar jangan sampai bebas berkeliaran”,  tambah dokter Yessy(Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here