Apa Kabar…, Pemandu Karaoke di Payakumbuh yang Tersandung Kasus Narkoba

0
16

Payakumbuh, Dekadepos.com

Yuliana (30) pemandu Karaoke dibeberapa tempat hiburan di Payakumbuh yang sebelumnya dibekuk Tim gabungan BNNK Payakumbuh karena menyimpan Narkoba jenis sabu-sabu. <a href=” httphttp://www.dekadepos.com/2016/11/04/di-payakumbuh-ngedar-sabu-janda-pemandu-karaoke-dibekuk/.”title=”KLIK”> <font color=”#0000ff”> BACA : di-payakumbuh-ngedar-sabu-janda-pemandu-karaoke-dibekuk (KLIK)</font></a>  Kembali menjalani sidang Lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Payakumbuh di Kawasan Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh. Sidang lanjutan tersebut digelar Rabu (17/5) di Ruang Sidang Lantai I sekitar pukul 16.00 Wib. Sidang kasus Narkoba yang juga menyeret Mantan Kasat Resnarkoba, Kabupaten Pasaman, AKP. Johanes Lubis, dipimpin Hakim Ketua, Efendi, SH dan dua Hakim Anggota, Dwi Novita Pusbasari, SH, dan Agung Darmawan, SH. (hakim anggota I).

Dalam sidang keempat tersebut, Johanes Lubis yang kerap disebut Ksd oleh terdakwa Yuliana, didampingi oleh tiga orang Penasehat Hukumnya. Usai dibuka secara resmi oleh Hakim Ketua, Sidang yang terbuka untuk umum itu diawali dengan Pemeriksaan saksi yang belum selesai pada persidangan sebelumnya. Saksi yang dihadirkan dalam perkara terdakwa Johanes Lubis itu, diantarannya dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh, Kepala BNNK, AKBP. Firdaus dan Plt. Berantas, Ade Vianora dan terdakwa yuliana Sendiri. Sementara, dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh, dua orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang ditunjuk dalam kasus yang sempat menarik perhatian khalayak ramai itu adalah, Zuyati. SH dan Yohanes. SH.

Kepada Majelis Hakim yang pernah memvonis mati Terdakwa pembunuhan di SMA 4 Payakumbuh itu, AKBP. Firdaus menerangkan terkait penangkapan terdakwa Yuliana dan juga penangkapan terhadap Johanes Lubis. “ Usai melakukan penangkapan terhadap terdakwa Yuliana dengan cara dipancing untuk bertransaksi, kita melakukan penangkapan terhadap terdakwa Johanes. Penangkapan itu dilakukan setelah berkoordinasi dengan Dir Narkoba Polda Sumbar dan BNP Propinsi Sumbar”. Ujarnya.

Sementara Terdakwa Yuliana membenarkan bahwa memang ia yang melakukan atau berkomunikasi via pesan singkat (SMS) dengan terdakwa Johanes. Ia juga membenarkan seluruh pesan singkat yang ditampilkan JPU dilayar infokus adalah berasal dari Handpone miliknya. Selain Yuliana, terdakwa Johanes juga membenarkan bahwa Handphone yang dijadikan barang bukti adalah miliknya.

Selain menampilkan percakapan (pesan singkat via sms.red), JPU juga menampilkan rekaman interogasi terhadap Yuliana oleh BNNK Payakumbuh. Sidang yang berakhir sekitar pukul 18.00 Wib itu, menurut rencana akan dilanjutkan Selasa depan (23/5) dengan agenda Pemeriksaan saksi Ahli. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here