Aparatur Kecamatan dan Nagari Ikuti Bimtek Pengelolaan Keuangan Nagari

0
36

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Sebanyak 112 aparatur kecamatan dan nagari se-Kabupaten Limapuluh Kota yang terdiri dari admin kecamatan, sekretaris, operator nagari dan bendahara Nagari, mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Nagari Berbasis Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Aula Pertemuan Gedung  Peternakan Provinsi Sumbar, Payakumbuh, Rabu (4/4).

Bimtek yang dibuka Bupati H.Irfendi Arbi ini diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMN) Kabupaten Limapuluh Kota dengan menghadirkan narasumber dari Perwakilan BPKP Sumatera Barat.

Dalam laporannya, selaku ketua panitia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  Desa/Nagari, A. Zuhdi Perama Putra mengatakan, tujuan bimtek tersebut supaya aparatur kecamatan, nagari di Kabupaten Limapuluh Kota dapat melaksanakan perencanaan dan penata usahaan keuangan nagari berbasis aplikasi Siskeudes ditiap nagarinya.

“Tujuan berikutnya bimtek ini agar terciptanya ouput laporan yang akurat dan bisa diakses dengan mudah serta bisa dipertanggungjawabkan dengan baik oleh aparatur nagari dan desa serta terciptanya tertib administrasi yang mendukung pengelolaan keuangan nagari dan desa,”sambungnya.

Dikatakannya, supaya tujuan bimtek ini tercapai, bimbingan teknis ini langsung menghadirkan narasumber dari BPKP perwakilan Provinsi Sumatera Barat dan dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 4 sampai dengan 5 April 2018.

Sementara itu Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutanya sangat mengapresiasi kegiatan bimtek ini dengan harapan peserta bimtek mendapatkan ilmu yang bermanfaat seusai pelaksanaan Bimtek ini nantinya.

“Semoga ilmu yang didapat dalam bimtek ini bermanfaat untuk kita dan untuk masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota”,ujarnya.

Bupati mengatakan, dengan adanya UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa serta beberapa kali perubahannya, kini usulan dari masyarakat nagari sudah semakin didengar oleh pemerintah.

“Kini nagari tidak hanya menjadi fokus pembangunan, tapi juga sebagai perancang pembangunan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan. Artinya, kini nagari tidak lagi menjadi objek sasaran pembangunan, tapi menjadi subjek yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan”,ujar Bupati.

Selain itu Bupati berharap dengan di adakanya Bimtek ini seluruh peserta dapat meningkatan kemampuan dan pemahaman serta persepsi yang sama terhadap peraparaturan, penatausahaan dan pelaporan keuangan di nagari di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Ikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh sehingga apa yang diperoleh nantinya akan membawa dampak yang signifikan dalam rangka perbaikan pengelolaan keuangan daerah kita, Sehingga program nawacita presiden Jokowi dapat berjalan ditengah-tengah masyarakat di nagari kita, “tambahnya.

Setelah sambutannya Bupati, Irfendi Arbi membuka Bimtek secara resmi dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan seluruh peserta bimtek.

Dalam acara bimtek tersebut turut hadir, Kepala Badan Keuangan Limapuluh Kota, Irwandi, Kabag Humas dan Pemberitaan, Firmansyah, perwakilan BPKP Sumbar, serta seluruh pegawai dan staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Limapuluh Kota. (est)