Asyik Memadu Kasih, Pasangan Remaja Dijaring Tim Penegak Perda

0
76

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sepasang remaja yang tengah dimabuk asmara, dijaring Tim Satpol-PP Payakumbuh disamping Gor Kubu Gadang Kecamatan Payakumbuh Utara karena berduaan ditempat gelap hingga larut malam. Padahal saat ini Bulan suci Ramadhan 1438 H, namun  tidak menyurutkan niat pasangan Remaja berinisial IR dan MS. Karena sudah larut tengah malam sekitar Pukul 23.30 Wib, Senin (29/5), maka pasangan itu lansung dibawa kemarkas Pol PP Kota Payakumbuh dilapangan Eks.Poliko. Setelah membuat surat pernyataan dan dijemput kedua orangtua masing-masing akhirnya pasangan ini dipersilahkan pulang.

Tidak hanya itu sebelumnya sekitar Pukul 22.00 Wib, Pol PP juga membubarkan sejumlah remaja laki-laki yang nongkrong di pinggiran taman di Batang Agam Sungai Pinago. “Kita menemukan sejumlah remaja sedang nongkrong dipinggir sungai Batang Agam, kebetulan ditempat itu tidak ada penerangan, sehingga kita bubarkan karena sudah larut malam,” sebut Kasat Pol-PP dan Damkar Davitra didampingi Kasi Penegakan Peraturan Daerah Erizon, Selasa (30/5) kepada wartawan.

Tim Pol PP juga memberikan pengawalan ketat terhadap berbagai gangguan ketertiban dan keamanan dimasyarakat terutama disaat-saat umat muslim sedang menjalankan ibadah sholat tarawih. “Kita melakukan pengawasan dengan patroli diberbagai titik tempat ibadah, masjid dan mushollah agar tidak ada gangguan ketertiban umum dan bunyi petasan. Ini akan kita lakukan terus selama Ramadhan sehingga masyarakat kita aman dan nyaman selama beribadah,” sebut Davitra.

Tim patroli Pol PP yang dipimpin Kasi Operasional Riki Zailendra dan Danru III, Slamet Junaidi itu dimulai pukul 20.00 Wib kesejumlah Masjid dan mushollah dikawasan Payakumbuh Barat. Diawali dari masjid Ihsan Tanjuang Gdang, dilanjutkan ke-Masjid Ikhlas Payolansek kemudian lanjut ke-Masjid Muflihin Talang, Almarhama di Padang Tinggi, dan beberapa masjid lainnya.

Kasat Pol-PP dan Damkar Davitra meminta agar adanya partisipasi aktif dari LPM, Tokoh Masyarakat, Pengurus Masjid dan Musholla untuk penertiban para remaja dan anak yang mengganggu ketentraman dalam beribadah. “Kita berharap partisipasi masyarakat dalam mengawasi ketertiban umum. Karena personil Satpol PP juga terbatas dan wilayah kerja yg cukup luas di 5 kecamatan. Disamping itu petugas kita juga sudah dibagi dalam shif kerja pagi, siang dan malam termasuk pengamanan pasar pabukoan,” harap Davitra. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here