Awas, Seluncur di Ngalau Indah, Undang Bahaya

0
53

Payakumbuh, Dekadepos.com 

Berhati-hatilah bagi anda yang ingin membawa anak-anak anda untuk berenang/berseluncur dan mandi-mandi di Objek Wisata Kolam Renang Ngalu Indah Payakumbuh, sebab disalah satu seluncuran yang ada pada kolam renang tersebut sudah retak dan pecah. Ini sangat berbahaya sekali terhadap pengunjung terutama anak anak pemakai seluncuran. Seluncuran yang terbuat dari bahan fiber ini retak hampir separuh bagian. Apabila ada pengunjung anak berseluncur  melewati bagian ini maka retak tersebut terbuka menganga dengan pinggir yang tajam layaknya pisau. Di bagian penyangga seluncuran juga sudah keropos dimakan karat. Ini juga mengundang resiko apabila tidak segera ditindak lanjuti maka besar kemungkinan akan roboh.

“Kondisi ini sudah lama terjadi sejak  beberapa bulan yang lalu. Tapi belum ada tindak lanjut dari pihak dinas pariwisata “, tutur Dt. Bandaro (46) warga sekitar kepada wartawan.

Ia juga menambahkan, seharusnya Dinas Pariwisata segera bertindak karena ini sangat berbahaya . Sebab Apabila hal ini dibiarkan maka besar kemungkinan akan terjadi kecelakaan pada anak anak pengguna seluncuran ini.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Elfriza Zaharman, yang hendak dikonfirmasi terkait hal tersebut, lagi-lagi tidak bisa dihubungi di nomor handphonenya.

Ketua Komisi B, DPRD Payakumbuh, Chandra Setipon, mengatakan, seharusnya Dinas Pariwisata terus berbenah pasca disetujuinya sejumlah Pengusulan Tarif/Retribusi Tempat wisata yang ada di Payakumbuh. “ Kita berharap kejadian demi kejadian (OTT Oleh Tim Saber Pungli di Objek Wisata Ngalau Indah. Red) yang terjadi bisa jadi pengalaman bagi dinas Pariwisata untuk terus berbenah, khususnya terkait pelayanan kepada pengunjung. Termasuk sarana dan prasana yang ada, jangan sampai malah membahayakan”. Sebutnya.

Chandra (35) salah seorang pengunjung ke Objek Wisata Kolam Renang, mengaku heran dengan Dinas Pariwista yang tak kunjung melakukan pembenahan terhadap seluncuruan di Kolam Renang yang rusak. “ Kondisi ini, seharusnya tidak dibiarkan berlama-lama, sebab bisa mengancam nyawa anak-anak yang bermain disana”. Sebut bapak dua anak itu.

Kedepan ia berharap, dengan telah disetujuinya tarif baru di  objek Wisata, bisa membuat Dinas Pariwista terus berbenah, jangan malah masyarakat pergi ke tempat wisata, pulangnya malah menderita.  (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here