Babhinkantibmas Polsek Luhak Brigadir Tri Dedi Murdianto, Gelar Patroli Cipta Kondisi

0
160

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban dilingkungan masyarakat, Babhinkantibmas Polsek Luhak, Brigadir Tri Dedi Murdianto melaksanakan giat patroli pada malam minggu atau Sabtu malam (24/3).

Menurut Babhinkantibmas Polsek Luhak, Brigadir Tri Dedi Murdianto, giat patroli yang digelar di Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu malam (24/3) dalam rangka cipta kondisi untuk mengantisipasi terjadinya ganguan Kamtibmas dilingkungan masyarakat setempat.

Giat patroli cipta kondisi ini, ungkap Babhinkantibmas Polsek Luhak, Brigadir Tri Dedi Murdianto, didampingi Ketua FKPM Alfira Dt. Marajo Tanameh, anggota FKPM Alfuadi, Kasi Pemerintahan Nagari Sungai Kamuyang, Amat, Ketua Linmas, Dodi, anggota  Linmas Izola Manda, anggota Linmas, Nasrul.

“ Alhamdullilah, selama berlangsungnya patroli di Kenagarian Sungai Kamuyang, tidak ditemukan hal-hal yang dapat menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Artinya, situasi aman dan terkendali,” ujar Babhinkantibmas Polsek Luhak, Brigadir Tri Dedi Murdianto.

Namun demikian Brigadir Tri Dedi Murdianto meminta kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Luhak, untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan ketertiban masyarakat.

“ Meskipun salah satu fungsi kepolisian adalah bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, namun untuk mencapai hasil yang maksimal dari fungsi ini dibutuhkan kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Tegasnya, Polisi tidak akan dapat menciptakan situasi yang tertib dan aman dalam suatu lingkungan masyarakat tanpa adanya kemauan dan kesadaran dari masyarakat itu sendiri,” ujar Brigadir Tri Dedi Murdianto.

Dikatakannya, pelibatan masyarakat dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas, sejatinya tidak sekedar membantu aparat Polri dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai aparat pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Namun yang lebih penting adalah memberikan ruang bagi pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat tidak semata-mata sebagai obyek dalam penyelengaraan fungsi kepolisian, melainkan sebagai subyek yang menentukan dalam mengelola sendiri upaya penciptaan lingkungan yang aman dan tertib.

“Rendahnya kesadaran masyarakat untuk terlibat dalam upaya menjaga dan memelihara Kamtibmas, dapat menjadi pemicu maraknya kasus-kasus kriminalitas di masyarakat. Oleh karena itu yang dibutuhkan adalah adanya kebersamaan antara aparat Polri dan masyarakat karena kebersamaan menjanjikan kekuatan yang luar biasa, sesuatu yang besar hanya dapat diraih melalui kebersamaan, “ pungkas Brigadir Tri Dedi Murdianto. (est)