Bakajang Makan Korban, 1 Bocah Tewas

0
114

Lima Puluh Kota, Dekadepos.com

Seorang Bocah perempuan bernama Yulianda Safitri (9) warga Gunuang Malintang yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar di Nagari Gunuang Malintang, tewas setelah tenggelam dan sempat hilang beberapa jam di Batang Maek saat pergelaran acara Adat Bakajang yang digelar di daerah Jorong Balik Bukit, Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (2/7) sekitar Pukul 15.30 Wib.

Sebelumnya, Yulianda Safitri bersama dua temannya Ica dan Ija tenggelam dalam aliran sungai saat ban yang dinaikinya terbalik. Nyawa Ica dan Ija berhasil diselamatkan masyarakat peserta tradisi adat Bakajang. Naas, nyawa Yulianda Safitri (9) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar di Nagari Gunuang Malintang tenggelam dan sempat hilang selama dua jam. Pencarian yang terus dilakukan masyarakat peserta tradisi Bakajang akhirnya membuahkan hasil, Yulianda Safitri ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi tidak bernyawa.

‘Malang tak dapek ditolak, mujuah tak dapek diraih’, suasana gembira ria seketika berubah menjadi tangis. Orangtua korban M.Syair (44) dan ibunya Adriyanti (41) tak kuasa menahan tangis ketika tahu anak tercintanya tenggelam dan hilang. Air mata pasangan muda itu semakin deras mengalir ketika buah cinta mereka ditemukan menjelang senja Minggu itu juga dalam keadaan tidak bernyawa.

Kronologis kejadian berawal sekitar Pukul 15.30 dimana berlangsung acara tradisi adat bakajang, korban bersama orangtuanya dan Kaka korban Arlan ikut menghadiri acara Bakajang.

Sesampai dilokasi korban dan kakanya Arlan dan dua orang temannya Ica dan Ija menaiki perahu karet dan didorong ketengah oleh Kakak Korban, Arlan. Sesampai ditengah sungai perahu karet korban terbalik sehingga mengakibatkan korban tercebur dalam sungai. Kakak korban dan dua temannya berhasil diselamatkan pengunjung, sementara korban hilang diduga tenggelam ke dasar sungai, sebelum kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Memang ada korban seorang bocah diduga tenggelam saat acara Bakajang. Sempat hilang dua jam, namun ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi tidak bernyawa,” sebut Kapolres Limapuluh Kota AKBP. Haris Hadis melalui Kapolsek Pangkalan AKP. Abdulkadir Jailani, Senin (3/7) kepada wartawan.
Jenzah korban akhirnya dibawa Kerumah duka di Jorong Balik Bukit, Nagari Gunuang Malintang untuk dikebumikan pihak keluarga. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here