Basarnas Buka Pos SAR di 50 Kota, Ini Kata Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Pencarian serta Pertolongan SAR

0
44

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Pencarian serta Pertolongan SAR, Agus Sukarno Mengatakan bahwa Pembentukan Pos SAR di Kabupaten Limapuluh dilakukan karena daerah yang merupakan pintu gerbang ke Propinsi Riau tersebut rawan sejumlah bencana alam. Baik longsor maupun bencana banjir. Hal tersebut terlihat dari sejumlah bencana yang terjadi, bahkan longsor yang terjadi di Jalur Sumbar-Riau beberapa tahun lalu itu menyebabkan beberapa orang pengendara meninggal dunia karena tertimbun material longsor. Tidak itu saja disejumlah Kecamatan lainnya di Kabupaten Limapuluh Kota, Bencana Longsor dan banjir juga kerap mengintai sehingga pembentukan Pos SAR di kantor yang masih menumpang di Kantor milik Pemda itu dinilai sangat tepat.

Hal tersebut diungkapkan Agus Sukarno disela-sela kegiatan Pembukaan Pelatihan Potensi SAR Kabupaten Limapuluh Kota yang diikuti anggota Mapala, Mahasiswa, Polri serta Dinas Kesehatan di Aula Hotel Mangkuto Selasa 27 Maret 2018.

” Dari banyak informasi dan kejadian yang kita dengar, di Kabupaten Limapuluh Kota memang kerap terjadi bencana, baik banjir longsor maupun orang hilang. Sehingga Pembentukan Pos SAR didaerah ini sudah sangat tepat.” Ujar Agus didampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang , Sumpeno Yuwono dan Kalak BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir.

Sementara terkait pelatihan yang digelar, Agus berharap agar dalam diri peserta terbentuk jiwa korsa, sikap mental serta persamaan persepsi baik pola pikir maupun pola tindak dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Kegiatan Pelatihan Potensi SAR dengan Tema Dengan Pelatihan Potensi Kita Wujudkan Potensi yang Bersinergi, Berkarakter disetiap Pelaksanaan Operasi SAR itu direncanakan akan digelar hingga 29 Maret 2018 mendatang. (Est)