Basarnas Siapkan Film Dokumenter Bencana

0
15

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Kepala Badan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) wilayah Sumatera Barat menjalin silahturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Kedatangan Kepala Basarnas Padang, Sumpeno Yuwono itu didampingi Kepala Humas Basarnas Padang Disambut langsung Bupati Irfendi, Diruangan Bupati Sarilamak, Selasa (2/5) siang. “Kedatangan kami ke Limapuluh Kota, yakni dalam rangka bersilaturahmi dengan Bapak Bupati Irfendi Arbi. Karena, pascabencana banjir dan longsor yang melanda Limapuluh Kota, Maret 2017 lalu, kami hanya bisa bertemu Pak Bupati di lapangan, ketika melakukan upaya tanggap darurat,” kata Sumpeno.

Sumpeno yang datang bersama Kabid Humas Basarnas, Supriadi dan Arif Pratama sempat berdiskusi dengan bupati yang kala itu didampingi Kabag Humas Setkab, H Joni Amir di ruang kerjanya. Selain membicarakan upaya mitigasi atau penanggulangan bencana agar tak lagi terulang, kepada Bupati Basarnas juga meminta izin untuk pembuatan film dokumenter bencana longsor di Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Menurut Sampeno, jika diizinkan bupati, tim pembuatan film dokumenter tersebut akan datang ke Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (3/4) ini. Tim pembuatan film dokumenter tersebut, katanya, nantinya akan melakukan shooting serta mengambil dokumentasi seputar suasana pelaksanaan operasi SAR Bencana Longsor dengan melibatkan warga sekitar.
4
“Tim yang akan melaksanakan shhoting terdiri dari anggota Basarnas. Dalam pembuatan film dokumenter ini nanti, kita akan bekerjasama dengan sejumlah perusahaan televisi swasta dan nasional. Untuk itu, kami minta dukungan Pak Bupati, termasuk meminta koordinasi dengan Kapolres dan Pak Dandim 0306 Kabupaten Limapuluh Kota, untuk menyukseskan kegiatan ini,” sebutnya.

Selain film dokumenter, Basarnas juga meminta, kepada bupati untuk menyiapkan kawasan siaga bencana sebagai upaya penanggulangan dan taggap darurat andai bencana kembali terjadi di Limapuluh Kota. Mengingat, tupografi wilayah Limapuluh Kota berada di kawasan rawan. Pihaknya mengaku, siap menurunkan tim guna melakukan peninjauan jika diperlukan. Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Irfendi Arbi mengaku bakal mendukung semua rencana kegiatan Basarnas di Limapuluh Kota. Dia menyadari, bahwa upaya mitigasi serta pemetaan terhadap kondisi kerawanan bencana sangat perlu dilakukan. Supaya dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan upaya atau langkah penanggulangan bencana.

Ia berterima kasih, Basarnas berniat membuat film dokumenter, tentang upaya pelaksanaan tim tanggap darurat melakukan penanganan membantu para korban terdampak bencana di daerahnya. “Mudah-mudahan, film dokumenter ini nantinya bermanfaat dan menjadi pesan bagi kita semua, bagaimana tata-cara melakukan pencegahan dan penanganan pascabencana,” sebut Irfendi.

Irfendi tidak menampik, jika daerahnya termasuk salah satu daerah yang paling rawan bencana di Sumatera Barat. Ke depan, ia berharap perhatian khusus, dari pemerintah pusat dan provinsi baik dalam bentuk kajian, masukan serta dukungan anggaran terhadap kebencanaan. “Upaya edukasi kepada masyarakat di kawasan rawan juga sangat diperlukan, supaya tidak ada lagi masyarakat kita yang menjadi korban ketika tertimpa bencana,” sebut bupati. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here