Bekas Galian Pipa PDAM Dikeluhkan Warga

0
48

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Penggalian jalan Sudirman dan jalan  Rivai Kota Bukittinggi dalam rangka penggantian pipa induk milik PDAM Tirta Jam Gadang oleh PT.Nolan Jaya Kons truksi menjadikan wajah kota Bukittinggi kurang bersih dan merusak pandangan mata, malahan dikuatirkan galian itu tidak diaspal, akan dapat mengancam pengguna jalan utama itu,disamping membuat  kemacetan di dua ruas jalan tersebut pada saat lebaran mendatang.

Informasi yang diperoleh Dekadepos dari PDAM Tirta Jam Gadang menyebutkan, penggalian ruas jalan utama kota Bukittinggi itu terkait dengan kelanjutan penggantian pipa induk PDAM dari sumber air baku di Sungai Tanang sampai dalam Kota Bukittinggi.Pada tahun 2016 yang lalu dikerjakan dari Sungai Tanang sampai Jalan Sudirman (Birugo-red) Bukittinggi. Untuk tahun 2017 ini dilanjutkan dari Birugo sampai Atas Ngarai (Jalan A.Rivai,red) dan terus ke Rerservoar Benteng Ford De Kock dan beberapa ruas jalan lainnya.

Namun sangat disayangkan penggalian yang dilakukan PT.Nolan Jaya Konstruksi itu seakan akan mengabaikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan Sudirman dan Jalan A.Rivai.Bekas galian dibiarkan begitu saja,malahan hampir seperempat badan jalan Sudirman ditinggalkan begitu saja setelah digali dan ditimbun seadanya.

Kondisi yang ada sekarang ini, sangat tidak enak dipandang mata, karena jalan yang digali itu jalan utama yang merupakan gerbang masuk Kota Bukittinggi ,selain tidak sedap dipandang mata karena kesan kota wisata ini tidak terurus ,juga sangat berbahaya  akan terjadinya kecelakaan tunggal bagi pengguna Jalan Sudirman tersebut.Dan dikuatirkan lagi kalau jalan itu tidak diaspal menjelang lebaran maka akan terjadi kemacetan di ruas Jalan Sudirman.

Begitu juga dengan jalan A.Rivai atau Atas Ngarai,semenjak adanya penggalian badan jalan dalam rangka penggantian pipa PDAM itu,sering tejadi kema cetan,bahkan beberapa hari yang lalu sempat terjadi kemacetan total,karena adanya mobil yang terperosot dibekas galian pipa PDAM yang ditimbun seada nya.Dan lebih parahnya lagi, sisa sisa tanah penggalian dibiakan mengeras di badan jalan dan sangat mengganggu kelancaran lalulintas.Apabila bekas peng galian itu tidak diaspal menjelang lebaran, kota Bukkittinggi akan lebih macet lagi.Karena jalan A.Rivai juga jalan yang padat akan arus lalulintas.

Dengan kondisi ruas Jalan Sudirman dan jalan A.Rivai itu membuat Jon Edwar dan Fauzan Haviz dua anggota Komisi III DPRD Kota Bukittinggi angkat bicara,dan menilai pihak pelaksana pekerjaan penggantian pipa induk PDAM itu tidak profesional dalam pekerjaannya.

“Seharusnya pelaksana pekerjaan menggali untuk beberapa batang pipa ,kemudian dipasang dan ditimbun serta diaspal lagi.Sehingga tidak menggang gu kepada pengguna jalan .Dan bukannya harus disiapkan secara keseluruhan baru diaspal,”ujar Jon Edwar da Fauzan Haviz.

Untuk itu kedua anggota DPRD kota Bukittinggi tersebut meminta kepa da PDAM Bukittinggi untuk mengingatkan pelaksana pekerjaan yaitu PT. Nolan Jaya Konstruksi untuk dapat mengaspal kembali badan jalan yang digali itu menjelang lebaran nanti.Sehingga Bukittinggi bisa jadi aman dan nyaman bagi peng unjungnya pada saat lebaran nanti,harap Wakil rakyat tersebut.

Direktur PDAM Tirta Jam Gadang Bukittingi Murdi Tahman Yang dikonfirmasi Minggu (4/6) mengakui kalau masalah galian penggantian pipa induk di Jalan Sudirman diperingati Walikota H.Ramlan Nurmatias, karena penggalian itu sangat merusak jalan utama Sudirman.Dan Walikota meminta kepada pelaksana pekerjaan agar secepatnya untuk mengaspal jalan yang dirusak tersebut menjelang lebaran.kata Murdi.

Menindak lanjuti Peringatan Walikota itu,kita telah mengundang Pihak Balai Air dan Sungai,Balai Jalan,pelaksana pekerjaan PT.Nolan Jaya Konstruksi, dan Pengawas pada Selasa (6/6) besok untuk membicarakan Penggaian peng gantian pipa Induk PDAM yang merusak jalan Sudirman,dari pembicaraan yang akan dilaksanakan besok itu,tentu diharapkan adanya kesepakata kalau bekas penggalian pipa itu dapat diaspal menjelang lebaran,ujar Murdi menambahkan untuk undangan kepada pihak terkait itu ditandatangani oleh Sekda H.Yuen Karnova.( Aldo/Edis )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here