BEM STAIDA Payakumbuh Gelar Seminar Kepemimpinan

0
12

Payakumbuh, Dekadepos.com

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an menggelar seminar kepemimpinan di aula Hotel Mangkuto Payakumbuh baru-baru ini. kegiatan seminar tersebut  menghadirkan dua orang nara sumber, DR. Arman Husni, Lc.,MA dan Halfizh A., S.Psi., M.Psi., Psikolog., CHT., CG. Kegiatan seminar ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai kalangan. mulai dari siswa tingkat SLTA se-Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, mahasiswa yang berasal dari kampus yang ada di Kota Payakumbuh dan kab. Lima puluh kota serta masyarakat umum yang berasal dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri yaitu masyarakat Luak Lima Puluh yang berdomisili di Amerika Serikat yang kebetulan pulang kampung.

Ketua panitia, Adri menyebutkan bahwa latar belakang diangkatnya kegiatan seminar ini adalah melihat sangat maraknya berkembang isu kepemimpinan saat ini di Indonesia. Sehingga masalah kepemimpinan ini dibicarakan oleh berbagai kalangan dan tak kalah penting banyak muncul buku-buku yang berbicara tentang kepemimpinan ini. sudah saatnya kita menjadikan Rasul sebagai uswah dalam kepemimpinan ini, ujarnya.

Sementara, Ketua STAIDA Payakumbuh, Ahmad Deski memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus BEM yang baru terpilih yang telah membuat terobosan baru dengan mengangkat kegiatan ini. dalam sambutannya, Ketua STAIDA Payakumbuh menyebutkan bahwa STAIDA Payakumbuh memiliki dua prodi yaitu Prodi Ilmu Al Qur’an Dan Tafsir (s.1) dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (S.1). Alhamdulillah kedua prodi ini  sudah terakreditasi BAN-PT, ujarnya.

Lebih lanjut, ketua STAIDA menyebut bahwa STAIDA memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh kampus lain. diantaranya adalah ilmu qira’at, ilmu qir’aat ini merupakan ilmu yang sudah mulai langka di Indonesia. alhamdulillah di STAIDA Payakumbuh ilmu qira’at ini langsung dibina oleh pakar qira’at nasional yaitu ust. Rusdy Kinan, Lc. Disamping itu, di STAIDA juga ada mata kuliah Khat al Qur’an dan Lembaga Khaligrafi Islam Al Furqan yang langsung dibina oleh pakar kaligrafi nasional Ust. Ade Setiawan, MA. Dan yang tak kalah penting juga di Staida Payakumbuh juga ada mata kuliah tahfiz dan tilawah al qur’an yang diasuh oleh dosen yang telah hafiz 30 juz dan qori-qoriah tingkat sumbar dan nasional. Kita berharap STAIDA Payakumbuh bisa melahirkan generasi yang cinta al qur’an dan ulama yang hafiz serta qori dan qoriah yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat internasional, harapnya.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan seminar ini. Nara sumber pertama Ust. Arman Husni, Lc.,MA memberikan materi tentang kepemimpinan dalam islam. Kepemimpinan dalam islam sangat penting dan itu sudah dipraktekkan oleh Rasulullah dan Khulafaurrasyidin, ujarnya.

Sementara itu nara sumber kedua, Halfizh menyampaikan tentang skill dalam memimpin. Karena kepemimpinan merupakan seni. Lebih lanjut, Halfizh menyampaikan tentang kiat-kiat  menjadi pemimpin yang disukai sehingga dalam melaksanakan  tugas bisa bekerja dalam tim yang solid. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here