Besok, Duel Maut di Mungka Akan Direka Ulang

0
2140
M.Fikri, tersangka pembunuhan Rio Hendro, akan memperagakan peristiwa duel maut itu di TKP, Kamis (16/11)

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Jika tak aral melintang, Kamis (16/11) sekira pukul 10.00 Wib, tersangka duel maut di Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, M. Fikri (24), akan dihadirkan di Tempat Kejadian Perkara untuk melakoni reka ulang atau rekontruksi atas peristiwa maut yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Rio Hendro. (36).

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis melalui Kasatreskrim AKP Anton Luther dan Paur Humas AKP Efrizul melalui WhatsApp group Wartawan Polres Limapuluh Kota, Rabu (15/11) menginformasikan akan digelar rekontruksi duel maut yang sempat menggemparkan warga Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Baca juga: http://www.dekadepos.com/tersangka-duel-maut-di-mungka-setelah-dinyatakan-sehat-m-fikri-langsung-ditahan/

Diungkapkan Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis melalui Kasatreskrim AKP Anton Luther bahwa, rekontruksi atau reka ulang terhadap kasus perkelahian melibatkan tersangka M. Fikri dan korban Rio Hendro, untuk melengkapi berkas penyidikan atas kasus pembunuhan tersebut.

Duel Membawa Maut

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Jorong Padang Laweh, Kenagarian Sungai Antuan, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (21/10) sekira pukul 22.30 Wib digemparkan dengan peristiwa duel maut yang mengakibatkan seorang meninggal dunia.

Menurut informasi yang diperoleh korban yang meninggal dunia dalam duel maut itu bernama Rio Hendro (36) pekerjaan dagang warga Simpang Tiga Kenanga Jorong Padang Laweh, Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka. Sedangkan lawannya, M. Fikri, mengalami luka bacok cukup serius dan sempat kritis dilarikan ke rumah sakit RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh.

Baca Juga: http://www.dekadepos.com/duel-maut-di-mungka-seorang-meninggal-dunia-dan-seorang-kritis/

Laporan yang berhasil diperoleh penyidik di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan bahwa, sebelum peristwa maut itu terjadi, korban Rio Hendro didatangi M.Fikri (25). Tujuan Fikri mendatangi korban Rio Hendro, menanyakan permasalahan antara kakak kandungnya Fadli yang diduga ada bersamalah dengan korban Rio Hendro.

“ Konon diduga terlapor Fikri merasa tidak senang dengan perlakuan Rio Hendro terhadap kakaknya Fadli, sehingga terjadilah perkelahian antara Fikri dengan Rio Hendro yang mengakibatkan Rio Hendro meninggal dunia akibat beberapa tusukan di bagian tubuh,” ungkap Kasatreskrim AKP Anton Luther.

Diungkapkan Kasatreskrim AKP Anton Luther, korban Rio Hendro sempat menjalani perawatan media di rumah sakit Ibnu Sina Payakumbuh. Namun, akibat luka tusukannya dialami cukup parah akhirnya, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. (est)