Bola Panas” Kasus dr Fiera Lovita terus bergulir, Pemko Solok Sampaikan Pernyataan Sikap

0
21

Solok,dekadepos.com

Terkait maraknya pemberitaan tentang Persekusi dan Intimidasi yang di dapatkan oleh dr Fiera Lovita di Kota Solok beberapa waktu belakangan ini, membuat Pemerintah Kota Solok merasa perlu menyampaikan pernyataan sikapnya atas kasus tersebut agar permasalahan ini tidak semakin mendeskriditkan Kota Solok.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Solok Zul Elfian di dampingi oleh unsur Forkopimda beserta tokoh masyarakat dan agama dalam acara jumpa pers yang bertempat di Lantai 2 Balaikota Solok pada Jumat pagi (9/6).

“Terkait adanya persekusi yang telah dituduhkan oleh beberapa pihak yang telah terjadi di Kota Solok, Pemko Solok mendukung penuh langkah pihak Kepolisan dalam mengusut kasus tersebut” tutur Zul Elfian.

Menyikapi pernyataan Walikota Solok tersebut, Polresta Solok yang dalam hal ini di wakili oleh Wakapolres Kompol Sumintak mengatakan kasus ini telah kami proses dan ia menjelaskan pihaknya telah meminta keterangan 14 orang Saksi untuk mengumpulkan bahan keterangan dalam kasus yang melibatkan dr Fiera Lovita itu.

Sementara itu ketua MUI Kota Solok, H.Afrizal Thaib mengatakan dengan tegas bahwa tidak ada ormas Islam yang melakukan Intimidasi dan persekusi di Kota Solok, ” Kami siap jika ada ulama dan ormas islam yang melakukan persekusi dan intimidasi terhadap dr Fiera Lovita untuk di proses secara hukum” ujarnya.

Dalam jumpa pers tersebut  ada 10 butir pernyataan sikap Pemko Solok yang disampaikan oleh Walikota Zul Elfian kepada awak media yaitu 1.Kota Solok merupakan kota yang mengutamakan permusyawaratan dan mufakat.
2. Hingga saat ini kehidupan bermasyarakat maupun kamtibmas di Kota Solok dalam keadaan aman dan kondusif tidak seperti yang diberitakan di media sosial.
3. Masyarakat Kota Solok memiliki toleransi bermasyarakat dan bernegara.
4. Terkait adanya aksi Persekusi yang dituduhkan oleh beberapa pihak telah terjadi di Kota Solok, Pihak Pemkot Solok mendukung langkah – langkah Kepolisian dalam mengusut kasus tersebut.
5. Pemko Solok menentang segala bentuk persekusi terhadap siapapun , menentang politisasi terhadap pemberitaan persekusi di Kota Solok
6. Agar masyarakat Kota Solok lebih bijak dalam menelaah pemberitaan yang beredar baik di media sosial maupun media elektronik
7. Agar masyarakat Kota Solok dapat menahan diri agar tidak melakukan upaya yang dapat membuat suasana menjadi tidak kondusif.
8. Pemko dan Forkompinda berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat Kota Solok.
9. Kita akan membentuk Satgas Persekusi dengan melibatkan dari unsur masyarakat.
10. Masyarakat Kota Solok akan menerima kembali kehadiran dr.Fiera Lovita yang bekerja di Kota Solok yang mempunyai hak dan kewajiban sebagai warga Kota Solok

Senada dengan pernyataan sikap Pemko Solok tersebut, tokoh masyarakat Kota Solok H.Rusli Khatib yang sekaligus merupakan ketua LKAAM Kota Solok mengatakan “sebagai ninik mamak kami telah memaafkan dr fiera lovita dan akan menerima beliau sebagaimana mestinya apabila kembali ke Kota Solok namun dia menegaskan proses hukum harus tetap berjalan agar polemik yang telah merusak kedamaian dan ketentraman Kota Solok ini menemui titik terang”.

Sebelumnya pada senin (5/6), organisasi masyarakat yang menamakan dirinya Forum Peduli Masyarakat Solok telah melakukan aksi damai dan menyampaikan pernyataan sikap serta melaporkan dr Fiera Lovita ke Mapolresta Solok terkait Fitnah dan pencemaran nama baik Kota Solok yang di lakukan oleh dr Fiera Lovita di media massa dan media elektornik beberapa waktu yang lalu.,(wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here