Bupati 50 Kota : Ikaboga Harus Dorong Kuliner Tradisional Limapuluh Kota.

0
35

LIMAPULUH KOTA . Dekadepos.com.

Ikatan Ahli Boga Indonesia (Ikaboga) diharapkan tampil menjadi mitra pemerintah daerah dalam menumbuhkembangkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salahsatu caranya, mendorong dan memajukan kuliner tradisional agar lebih dikenal hingga ke luar daerah, nasional bahkan diharapkan populer hingga ke luar negeri. Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengatakan hal itu dalam arahannya ketika membuka secara resmi pertemuan triwulan Ikaboga se-Sumatera Barat di rumah dinas bupati, Sabtu (22/10). “Daerah kita memiliki banyak makanan tradisional yang unik seperti randang bilis, minuman kawa, teh gambir dan lainnya. Kita berharap Ikaboga menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang boga dan jasa boga,” ungkap Irfendi.

Menurut Irfendi, beragam potensi kuliner itu jika dikelola dengan baik dipastikan akan memiliki nilai tambah dan diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat. Selain melestarikan dan meningkatkan kualitasnya, berbagai kuliner spesipik di Luak Limopuluah ini hendaknya juga dipatenkan agar tidak diklaim oleh negara lain seperti yang dialami berbagai produk dan kesenian lain. “Agar berbagai kuliner tradisional itu berdaya saing, tentunya kita butuh pelatihan dan bimbingan dari ahlinya seperti Ikaboga,” ujar Irfendi. Turut hadir dalam acara itu Pembina Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Limapuluh Kota Ny. Monalisa Irfendi Arbi, Pembina GOW Kota Payakumbuh Ny. Suwandel Mukhtar, Sekretaris BPP-KB Kabupaten Limapuluh Kota Yenni Elvi, S.ST dan para pengurus Ikaboga Sumatera Barat serta pengurus Ikaboga Limapuluh Kota dan Payakumbuh.

Ny. Suwandel Mukhtar dalam penyampaiannya mengatakan, dengan bergabungnya Ikaboga turut membantu dalam akselerasi penuntasan berbagai program pembangunan seperti peningkatan derajat kesehatan masyarakat, maupun peningkatan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu Ikaboga juga dapat memberdayakan perempuan dalam hal kerohanian, pendidikan, bidang hukum dan HAM sesuai visi misi organisasi kaum ibu ini. “Ikaboga diharapkan bisa menjadi sumber inspirasi, harapan dan kekuatan bagi masyarakat dalam memberdayakan potensi yang dimiliki, baik dalam keluarga, karir, organisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari,” terang Ny. Suwandel.

Sebelumnya Ketua Ikaboga Payakumbuh Yulismawati, A.Md dan Ketua Ikaboga Limapuluh Kota Riswan Syaikani, S.Sos, kepada wartawan menyebut program Ikaboga di dua daerah ini antara lain melakukan pembinaan pada PKK, memberikan pelatihan pada masyarakat dan pembinaan terhadap usaha kecil menengah khususnya boga dan kuliner. Wadah pembinaan itu bisa melalui pameran-pamera, pelatihan dan lainnya. “Tujuan organisasi Ikaboga ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan cara melestarikan kuliner tradisional daerah,” papar Yulismawati.
Lebih lanjut dijelaskan organisasi kaum ibu itu saat ini telah memiliki anggota sebanyak 15 orang di Kota Payakumbuh dan 31 orang di Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam acara itu juga ditampilkan tiga orang muris kelas 6 SDN 05 Taram masing-masing Gina Raudhatul Jannah, Nevita Triwulandari dan Nofita Triwulansari yang berhasil meraih juara 2 nasional lomba memasak kuliner tradisional Pongek Balimpik yang dilaksanakan Japfa di Jakarta beberapa waktu lalu.
“Ini prestasi yang membanggakan. Kita berharap kebolehan ke tiga murid SDN 05 Taram itu bisa menginspirasi anak lain dan kaum ibu untuk melestarikan kekayaan kuliner tradisional yang ada di daerah ini,” tutur Irfendi sebelum acara. (Esha Tegar Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here