BUPATI IRFENDI ARBI DAN WAKIL BUPATI FERIZAL RIDWAN KOMIT URUSI KETAHANAN PANGAN

0
149

LAPORAN: Esha Tegar Putra

PASANGAN Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan mengaku komit, mengurusi sektor ketahanan pangan. Beberapa kiat pun dilakukan. Terutama, dalam mengawal grafik naik-turunnya harga pangan.

“Arah kebijakan umum kedaulatan pangan dalam RPJMN 2015-2019 adalah, pemantapan ketahanan pangan menuju kemandirian pangan dengan nilai gizi yang meningkat, serta meningkatnya kesejahteraan pelaku usaha pangan. Terutama petani dan pembudidayaan ikan,” sebut Irfendi Arbi.

   bupati-limapuluh-kota-irfendi-arbiwakil-bupati-limapuluh-kota-ferizal-ridwan1
(Pasangan Bupati Kabuapten Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan)

Menurut Irfendi, sejalan dengan amanat UU No. 17/2007 Tentang RPJPN 2005-2025, UU No. 18/2012 Tentang Pangan, dan UU No. 19/2013 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Apalagi, persoalan kedaulatan pangan termaktub ke dalam sembilan agenda pembangunan Nasional sesuai RPJMN 2015-2019.

Didampingi Kepala kantor Ketahanan Pangan, Gusdian Laora, SKM, M Si, Bupati usungan PDI Perjuangan, PKB dan PPP tersebut mengaku, berbagai kebijakan terkait dengan upaya peningkatan produksi pangan dan berbagai faktor pendukungnya, harus dijalankan di Limapuluh Kota.

“Kebijakan stabilitas harga pangan serta system distribusinya dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan, mesti dilaksanakan secara terus menerus dalam setiap tahapan pembangunan,” urai Irfendi Arbi dan Gusdian, di kediaman dinas bupati, kawasan Labuah Basilang, Payakumbuh.

foto-utama-bupati-limapuluh-kota-irfendi-arbi-memantau-aktifitas-peternak-ikan-bahagian-dari-pemantapan-ketahanan-pangan

(Bupati Irfendi Arbi memantau Petani Ikan di Limapuluh Kota)

Dirinci Gusdian, dari berbagai aspek ekonomi pangan, persoalan harga merupakan salah satu syarat yang perlu mendapat perhatian. “Sumber permasalahan yang paling utama, terjadinya lonjakan harga pangan akibat adanya krisis pangan yang akan menjadi ancaman bagi rakyat miskin,” tukuk Gusdian.

Mujur, pengawalan serius yang dilakukan Pemkab Limapuluh Kota selama ini, di bawah komando Bupati Irfendi dan Wabup Ferizal, serta dilaksanakan dengan sepenuh hati oleh Gusdian Laora dan jajarannya, faktor yang disinyalir menjadi penyebab utama timbulnya krisis pangan pun dapat ditangkal.

“Ada tiga faktor yang memicu krisis pangan. Pertama, lonjakan jumlah penduduk, berkurangnya hasil panen atau gagal panen, dan perubahan cuaca yang tidak menentu yang bisa mengganggu siklus panen. Namun, di Limapuluh Kota, gambarannya cukup baik,” sambung Gusdian.

Sejauh ini menurut Gusdian, pihaknya tidak pernah menghentikan beberapa instrument dalam kebijakan harga pangan. “Dari Pusat, Pemerintah terus mengawasi penetapan harga tertinggi, terendah, atau harga pembelian pemerintah. Termasuk pengaturan volume stock pangan pemerintah dan pelepasan stock ke pasar,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan pemantauan dan analisa harga pangan pokok ini, diharapkan masalah krisis pangan terutama yang diakibatkan karena kesenjangan harga, baik ditingkat produsen maupun di tingkat konsumen, dapat diantisipasi dan ditanggulangi secara dini.

Pemkab Limapuluh Kota Kucurkan Bantuan Pengelolaan Pekarangan untuk 11 Kelompok Wanita

SETELAH dibina beberapa lama, sebanyak 11 kelompok wanita di Limapuluh Kota kembali mendapat bantuan pemanfaatan pekarangan berbasis Rumah Pangan Lestari (RPL) dari Pemkab melalui Kantor Ketahanan Pangan (KKP).

untuk-mewujudkan-ketahanan-pangan-bupati-limapuluh-kota-irfendi-arbi-menyalurkan-bantuan-pemanfaatan-pekarangan-berbasis-rumah-pangan-lestari-kepada-sejumlah-kelompok-wanita-dan-ibu-ibu(Bupati Irfendi Arbi menyerahkan bantuan)

Bantuan yang diserahkan untuk tahap ke-II dikucurkan masing-masing Rp10 juta, sebelumnya sudah diserahkan Rp15 juta, dengan jumlah total Rp275 juta, dikucurkan langsung oleh Bupati Irfendi Arbi dan Kepala KKP Gusdian Laora, di Tanjuang Pati.

“Saya berharap, kaum ibu, kelompok wanita, baik dasawisma maupun kelompok wanita tani, untuk terus memanfaatkan pekarangan yang ada. Sejengkal pekarangan pun, jangan sampai kosong. Tanam tanaman yang bermanfaat,” tutur Irfendi Arbi.

Selain menguber optimalisasi pemanfaatan pekarangan, kelompok wanita yang disuntik bantuan Pemka tersebut juga banyak yang beternak ayam, memiliki usaha ikan, itik serta kambing. “Selain mewujudkan ketahanan pangan, program ini diharap memiliki output menggerakkan kesejahteraan,” urai Irfendi.

Data dari Kantor Ketahanan Pangan, sejak beberapa waktu lalu, Pemkab Limapuluh Kota sudah sukses membina sedikitnya 36 kelompok wanita. Tersebar di seluruh kecamatan, tiap kelompok beranggotakan belasan sampai puluhan orang.

kepala-kantor-ketahanan-pangan-gusdian-laora-mengikuti-seminar-di-bukittinggi-bersama-sejumlah-peserta-lain-di-tanah-air(Dinas Ketahanan Pangan Limapuluh Kota ikuti seminar)

Bupati meminta, seluruh pihak, Dinas terkait, melakukan percepatan penganekaragan konsumsi pangan melaui konsep kawasan rumah pangan lestari. “Mari bersama kita lakukan penganekaragaman pangan,” demikian Irfendi.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Limapuluh Kota Gusdian Laora menyebut, bantuan permodalan diterima oleh perwakilan kelompok. “Alhamdulillah, bantuan tahap II sudah dicairkan. Tiap tahun, kita fokus melakukan pembinaan dan mencari kelompok yang baru,” tutur Gusdian.

FKS Bergerak Kawal Pangan Bergizi dan Seimbang

UNTUK mengawal pangan bergizi, beragam, seimbang dan aman, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota sengaja menggerakan Forum Kabupaten Sehat (FKS). Melibatkan banyak SKPD dan tokoh masyarakat, FKS dituntut bekerja nyata.

bupati-irfendi-arbi-mmemberikan-sosialisi(Bupati Irfendi Arbi Memberikan Sosialisasi)

“Salah satu tugas FKS, mengawal pangan bergizi, beragam, seimbang dan aman. Saya terus pantau kerja kawan-kawan di FKS. Termasuk, ada 10 pesan pangan bergizi dan beragam yang kita tebar,” tutur Irfendi Arbi, Bupati Limapuluh Kota.

Adapun 10 pesan Bupati terkait pangan bergizi, beragam, seimbang dan aman tersebut, rinciannya sebagai berikut. Pertama, syukuri dan nikmati aneka ragaman jenis makanan. Kedua, banyak makan sayuran dan buah-buahan. Ketiga, konsumsi lauk pauk berprotein tinggi.

Adapun pesan Bupati yag keempat, konsumsi anekaragaman pangan pokok. Kelima, batasi konsumsi makanan manis, asin dan berlemak serta yang keenam, biasakan sarapan pagi sebelum beraktivitas.

forum-kabupaten-sehat-ikut-mengkampanyekan-asupan-makanan-bergizi-dan-pangan-yang-aman-lewat-10-pesan-bupati-irfendi-arbi(FKS Ikut Memberikan kampanye makanan gizi berimbang)

Teruntuk pesan yang ketujuh, menurut Bupati Irfendi didampingi pengurus FKS yang belum lama ini dikukuhkan, minum air putih yang cukup dan aman. Sementara di poin ke delapan, Irfendi Arbi meminta, agar masyarakat membiasakan baca label pada kemasan makanan.

“Kesembilan, biasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum konsumsi pangan  dan terakhir yang ke sepuluh, berolahraga secara teratur dan jaga berat badan yang ideal,” tutur Irfendi Arbi didampingi Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Gusdian Laora. ***

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here