Bupati Limapuluh Kota : ASN Harus Tunjukkan Disiplin.

0
25

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bisa menunjukan disiplin, tanggungjawab dan orientasi kerja. Sebagai pelayan masyarakat, abdi negara ini harus berintegritas, memiliki hati dan tidak bermental koruptif. Hal tersebut diungkapkan Irfendi Arbi di hadapan peserta Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklat Pim) Tingkat IV di Wisma Pemerintah Daerah di Tarantang Harau, baru-baru ini. “Mari kita tinggalkan pola pikir lama yang menghambat kinerja seperti ego sektoral dan mental koruptif. Selain itu mari kita tingkatkan disiplin dan pelayanan masyarakat,” ujar Irfendi.

Irfendi berharap wadah Diklat Pim yang diikuti 30 orang pejabat eselon IV di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota itu, menjadikan para peserta bisa berinovasi dan melahirkan pemikiran-pemikiran yang bisa menggenjot kemajuan daerah ini. “Kita berharap para peserta Diklat Pim ini bisa berinovasi dan melahirnya loncatan kemajuan bagi Kabupaten Limapuluh Kota. Tak kalah pentingnya, mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik,” papar Irfendi.

Lebih lanjut putera Nagari Koto Tangah Simalanggang itu meminta ASN di daerah ini mempererat persatuan dan kesatuan, meninggalkan sifat ego sektoral, mental priyayi dan menghindari tindak pidana korupsi serta praktek pungutan liar (pungli). ASN itu harus bisa melaksanakan kebijakan publik secara professional dan berkualitas. “Saya berharap, kita semua mampu menunjukan integritas dan profesionalisme buat mewujudkan pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota di segala bidang demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegas Irfendi sembari menegaskan, ASN itu harus mampu memahami dan menterjemahkan dan menjabarkan visi dan misi daerah.

Sebelumnya pada acara pembukaan Diklat Pim tersebut Pj Kepala BKD Aneta Budi, AP, M.Si dalam laporannya menyebut, pelaksanaan Diklat Pim itu antara lain bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan aparatur, menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan merekat persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu buat memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pelayanan dan pengayoman serta pemberdayaan masyarakat. Berikutnya menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan secara umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik. Selanjutnya bertujuan untuk mencapai persyaratan kompetensi aparatur pada jenjang struktural eselon empat.

Dijelaskan Aneta Budi, Diklat Pi mini dilaksanakan pemkab Limapuluh kota bekerjasama dengan Pusdiklat Kemendagri Regional Bukittinggi dengan pola kemitraan yang berlangsung sejak tanggal 8 Maret sampai 8 Juli 2017 dengan beberapa tahapan pelaksanaan. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here