Bupati : MTQ ke 37 Harus Lebih Baik.

0
27

LIMAPULUH KOTA . Dekadepos.com.

Bupati meminta pelaksanaan MTQ ke 37 kali ini mempedomani hasil evaluasi pelaksanaan MTQ ke 36 lalu di Kecamatan Kapur IX. Tak kalah pentingnya, juri harus jujur agar yang tampil menjadi pemenang itu benar-benar orang yang terbaik. Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dalam arahannya pada rapat evaluasi persiapan MTQ tingkat Kabupaten Limapuluh Kota yang ke 37 di aula kantor bupati setempat, kemaren.

“Kita tidak ingin pelaksanaan MTQ ke 37 yang akan dilaksanakan di Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan tanggal 27 – 30 Oktober mendatang benar-benar sukses dan lebih baik dari MTQ ke 36 di Kecamatan kapur IX. Untuk itu, kita perlu melakukan evaluasi pelaksanaan MTQ lampau itu untuk koreksi pelaksanaan MTQ sekarang,” pesan Irfendi.

Tak kalah pentingnya, keputusan juri harus dilakukan apa adanya dan tidak dipengaruhi oleh faktor kedekatan, sehingga yang tampil menjadi juara itu benar-benar orang yang terbaik. “Dengan penilaian yang jujur itu, kini kita sudah menikmati hasilnya seperti dua kafilah asal daerah ini berprestasi di tingkat Nasional bahkan internasional,” ujar Irfendi sembari menyebut nama dua putera terbaik Limapuluh Kota masing-masingnya Ihsan Nuzula yang sukses merebut predikat qari terbaik dewasa pria dan Ade Setiawan yang juga berhasil menggaet juara pertama pada Cabang Khat dekorasi (kaligrafi) dalam MTQ Nasional XXVI tahun 2016 di Kota Mataram.

Selain itu Irfendi juga meminta pihak panitia memperhatikan aspek keamanan. Apalagi Maek berada di wilayah yang relative jauh dari Ibu Kota Kabupaten dan memiliki medan tempuh yang rawan bahaya kecelakaan. “Kita minta pihak panitia bekerjasama dengan aparat Kepolisian dan TNI untuk memastikan masalah keamanan,” tutur Irfendi.

Hal senada ikut dilontarkan Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd, menurutnya selain faktor keamanan, pihak panitia juga perlu memperhatikan masalah akomodasi. Jangan sampai para kontingen terlambat makan terlebih bagi kafilah yang masih usia anak-anak. “Kita berharap ketersediaan konsumsi bagi kafilah benar-benar siap agar tidak ada anak yang terlambat mendapatkan makan,” ujar Heri Sumitro.

Ikut hadir dalam rapat evaluasi itu Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pati, Ketua Pengadilan Agama Tanjung Pati, pihak Polres Limapuluh Kota, pihak Kejari Payakumbuh, pihak panitia dan para juri serta berbagai pihak lainnya. Pada tempat terpisah Kepala Bagian Kesra melalui Kasubag Pembangunan  SDM Sutan Syahrir dan Kasubag Perlindungan Sosial M Raffi Aska menjelaskan, acara pembukaan bakal dihadiri Gubernur Sumatera Barat. Dikatakan MTQ ini akan dipusat di Jorong Ronah Maek dengan memperlombakan sebanyak 13 cabang yang masing-masingnya terdiri dari sejumlah golongan. Cabang yang diperlombakan itu antara lain Tilawatil Qur’an dengan 5 golongan (putera/puteri), cabang Hifzil Qur’an juga 5 golongan (putera/puteri) dan Tatril Qur’an dengan 3 golongan (putera/puteri). Selain itu cabang Khatil Qur’an dengan 3 golongan (putera/puteri) dan cabang tafsir Qur’an dalam 3 golongan (putera/puteri).

Berikutnya cabang Fahmil Qur’an, Syahrir Qur’an,  Kitab Standar, Bintang Kasidah, Musabaqah Menulis Kandungan Al Qur’an (MMKQ) dan Asmaul Husna serta cabang Kisah Nabi yang masing-masingnya putera dan puteri. Selanjutnya cabang Khutbah Jumat dan Adzan yang hanya diikuti kaum laki-laki.

Dikatakan, peserta merupakan utusan dari setiap kecamatan dan tercatat sebagai warga Kabupaten Limapuluh Kota yang dibuktikan dengan e-KTP atau Kartu Keluarga. Jumlah kafilah masing-masing kecamatan diperkirakan sekitar 45 sampai 90 orang termasuk official. Lebih lanjut Sutan mengatakan, pada MTQ ke 36 di kapur IX juara umum direbut Kecamatan Mungka. (Esha Tegar Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here