Bupati Pantau Pelaksanaan USBN tingkat SMP

0
46

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Usai memantau pelaksanaan UNBK tingkat SMA/SMK beberapa waktu yang lalu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi melakukan peninjauan terhadap para pelajar yang mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional tingkat SMP dan Mtsn di SMPN 1 Harau, Rabu,(11/4). Dalam peninjauan yang didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Indrawati Munir, Irfendi memberikan semangat kepada seluruh peserta ujian serta meminta peserta ujian sekolah berstandar nasional (USBN) di SMP N 1 Harau untuk menjunjung nilai kejujuran dan tidak sekadar mengejar nilai.

“Bapak berharap siswa-siswi SMP N 1 Harau dan seluruh pelajar SMP sederajat di Kabupaten Limapuluh Kota dapat mengikuti USBN ini dengan semangat dan percaya diri sehingga hasil memuaskan dapat diraih yang akan berujung pada peningkatan prestasi kelulusan pada ujian nasional (UN) nantinya,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Harau, M.Yusuf Lubis melaporkan Untuk tahun ini sebanyak 276 pelajar SMPN 1 Harau yang mengikuti USBN disekolah tersebut. Dirinya berharap dengan kehadiran Bupati saat pelaksanaan ujian ini dapat memotivasi siswa untuk lebih bersemangat dalam mengikuti ujian.

“Terimakasih kepada Bapak Bupati yang telah memantau ujian disekolah kami, semoga siswa peserta ujian lebih bersemangat dalam mengerjakan soal ujian,”ucapnya.

Dikatakannya, dalam upaya meningkatkan prestasi pelajar di SMP N 1 Harau, pihaknya telah melakukan beberapa persiapan, sehingga diharapkan hasilnya bisa optimal dan dapat meningkatkan prestasi hingga kelulusan 100 persen sesuai yang diharapkan.

Sementara itu Plt  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, Indrawati Munir mengatakan pada tahun 2018 ini jumlah peserta USBN tingkat SMP dan Mtsn di Kabupaten Limapuluh Kota berjumlah 5908 orang yang terdiri dari 4319 pelajar SMP dan 1589 pelajar Mtsn. “Peserta ujian USBN tingkat SMP dan Mtsn di Kabupaten Limapuluh Kota berjumlah sebanyak 5908 orang dan berasal dari 53 SMP dan Mtsn yang tersebar di Kabupaten Limapuluh Kota,”tegasnya. (Est)