Catatan Menjelang 1 Tahun Kepemimpinan H.Ramlan Nurmatias-H.Irwandi.

0
63

KEMBALINYA DUA PRESTASI YANG HILANG

Catatan : Edison Sikumbang (Wartawan Senior)

Kota Bukittinggi di era tahun 1990-an,tepatnya dalam kepemimpinan dua periode Walikota H.Armedi Agus.Berbagai prestasi ditingkat nasional dito reh kan oleh Kota seluas 25 Km2,dengan penduduk 125 ribu lebih ini.

Sebut saja penilaian yang dilakukan Pemerintah Pusat untuk Kabupaten / Kota seluruh Indonesia.Dipastikan kota Bukittinggi ada pada deretan puncak dengan  posisi terbaik.Misalnya,untuk penilaian Kebersihan Kota.Mulai dari Ketegori kota Kecil sampai ditingkatkan kepada kategori Kota Sedang, Bukitting gi selalu meraih yang terbaik,sehingga dari puncak Prestasi dibidang Kebersih an itu,Bukittingi memperoleh Piala Adipura Kencana.

Begitu juga dengan bidang tertib lalulintas dan tertib Angkutan jalan ra ya .Kota Bukittingi berhasil menjadi yang terbaik untuk kedua kategornya, bah kan sampai ke puncak prestasinya Piala Wahana Tatan Nugraha kencana.

Akumulasi dari semua prestasi yang diperoleh kota Bukittinggi saat itu, Pemerintah Pusat menilai Pemerintah Kota Bukittinggi bersama masarakatnya telah mampu membangun Bukittinggi dengan baik.Sehingga Pemerintah Pusat menganugrahi prestasi tertinggi dibidang pembangunan yaitu “Parasamya Nugraha” Dan kota Bukittinggi menjadi daerah percontohan dan daerah tem pat studi banding bagi daerah daerah lainnya secara nasional.

Namun seiring dengan berjalannya waktu serta terjadinya suksesi  kepe mimpinan dari periode ke periode.Semua prestasi itu seakan akan hilang satu persatu.kalaupun ada hanya sebatas prestasi biasa.Dan kita berkeyakinan ber bagai prestasi yang pernah diperoleh masa lalu itu mungkin sudah ada yang tidak ada lagi bukti kongkritnya,Kecuali untuk Adipura Kencana yang dibuktikan dengan Tugu Adipura Kencana di jalan Soekarno-Hatta.

Semenjak H.Ramlan Nurmatias dan H.Irwandi dilantik pada tanggal 17 Februari 2016 yang lalu sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi untuk Periode 2016-2021.Keduanya langsung tancap gas dengan berbagai program unggulannya.

Untuk mengembalikan prestasi kota Bukittinggi yang pernah hilang, se perti Adipura Kencana dan Piala Wahana Tata Nugraha penuh dibidang Tertib Lalulintas dan Angkutan jalan raya merupakan prioritas Walikota dan Wakil Walikota pilihan rakyat itu.

Pembenahan manajemen pengelolaan sampah dan pembenahan kawas an kumuh,seperti pasar dan jalan jalan utama merupakan target utama pasang an Ramlan Nurmatias-Irwandi.Program kegiatan “Jumat bersih” yang menurun kan semua ASN dilingkungan Pemko Bukittinggi serta kesadaran masarakat untuk bersama sama para ASN membersikan lingkungan pasar,jalan raya dan lingkungan masarakat,tidak menjadikan program sia sia.

Tetapi menjadi program kebersihan rutin yang mampu megembalikan citra kota Bukittinggi sebagai kota terbersih.Dan itu dibuktikan dengan diraih nya kembali piala “Adipura Kirana” kepangkuan masarakat kota Bukittinggi, setelah lepas selama 20 tahun lebih.

Begitu juga dengan program penertiban kawasan pasar Aua kuning yang mengambalikan fungsi jalan Angkutan Kota yang selama ini ditempati peda gang ,sekarang sudah berfungsi untuk Angkutan Kota.Penertiban Terminal Bus Simpag Aua (Aua Kuning) dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini memenuhi kawasan terminal.Sekarang Terminal yang masih aktif di Sumatera Barat itu telah menjadi Terminal yang bersih dan jauh dari PKL.

Kemudian,pembenahan Parkir dalam kota Bukittinggi juga menjadi tar get pasangan Ramlan Nurmatias-Irwandi.Berbagai terobosan dilakukan Ramlan Nurmatias-Irwandi melalui Dinas perhubungan dan Instansi terkait lainnya. Di antaranya,mengeksekusi Bioskop Gloria dan dijadikan Gedung Parkir Sepeda Motor,Menjadikan pekarangan kantor dan Sekolah pada liburan panjang seba gai lahan parkir,dan memfungsikan titik parkir resmi secara maksimal.

Semuanya itu dilakukan Ramlan Nurmatias-Irwandi semata mata untuk menciptakan suasana tertib lalulintas dan tertib parkir di kota Bukittingi untuk mengurai kemacetan dan kesemrautan parkir yang selama ini menjadi momok bagi pengunjung kota Bukittinggi.

Apa yang dilakukan walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi itu tidak sia sia.Kota Bukittinggi yang sudah lama absen dari prestasi Bidang lalulintas dan angkutan jalan raya,sekarang dengan penetiban yang dilakukan itu kembali diraih kota Bukittinggi.

Dalam kurun waktu satu tahun atau dalam satu tahun kepemimpinan H.Ramlan Nurmatias-H.Irwandi sebagai walikota dan wakil walikota Bukittinggi telah mampu menyandingkan kembali prestasi dibidang Kebersihan dan Tetib lalulintas dan Angkutan jalan raya.Piala Adipura Kirana dan WTN penuh sudah kembali kepangkuan masarakat dan Kota Bukittinggi.Dan ini jelas merupakan kado dalam satu tahun kepemimpinan Ramlan Nurmatias bersama Irwandi, di samping prestasi lainnya yang tidak kalah pentingnya dan tidak kalah banyak nya yang diraut selama tahun 2016.

Kembalinya dua prestasi yang pernah hilang,Adipura Kirana dan Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk kedua kategori Lalulintas dan Angkutan jalan raya, serta prestasi lainnya,tidak terlepas dari dukungan yang diberikan DPRD, Forko pinda kota Bukittinggi serta jajaran ASN dilingkungan Pemko Bukittinggi.Dan terutama sekali dukungan masarakat kota Bukittinggi akan berbagai program kegatan pembangunan kota Bukittinggi.Sebab tanpa adanya dukungan dari masarakat ,jelas prestasi itu tidak akan diraih.

“Selamat buat Walikota H.Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota H.Ir wandi  yang telah mampu mengembalikan prestasi kota Bukittinggi yang per nah hilang.dan jadkan pretasi ini sebagai injeksi dalam membangun masarakat dan kota Bukittinggi kedepannya”***

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here