Ciloteh Tanpa Suara (SUAMI KU, HATINYA TELAH MENDUA)

0
451

SUAMI KU, HATINYA TELAH MENDUA

Oleh : Saiful Guci

Ciloteh Tanpa Suara – “Assalamualaikum pak Saiful Guci, saya ingin minta pendapat sama bapak Saiful Guci. Terhadap masalah keluarga saya, dimana suami saya hatinya telah mendua disebabkan diganggu oleh seorang wanita temannya di waktu SMA dulu, dan mereka mau menikah apabila saya mengizinkannya. Saat ini, saya belum siap untuk di poligami. Sementara suami saya masih berhubungan dengan temannya tersebut via facebook dan pertemuan langsung. Bagaimana sikap saya pak ?. Apakah saya harus mintak cerai untuk kebahagian mereka berdua ? “ tulis Jurnalis.

“Ujian cinta dalam rumah tangga, itu sebutan yang paling tepat di bulan Ramadhan ini untuk permasalahan yang sedang Jurnalis alami sekarang ini. Adanya pihak ketiga yang mengganggu keharmonisan dalam berumah tangga tentunya sangat tidak mengenakkan, apalagi mengetahui bahwa pihak ketiga tersebut adalah ‘pacar atau teman sekolah dulu’ dari suami. Jangan terburu-buru dulu minta cerai. Dan hadapi dulu dengan sabar problem puber kedua yang menimpa suamimu “ balas saya..

“ puber kedua belas maunya pak, tidak kedua, karena selama ini sudah sering dia berpacaran dengan wanita lain “ Jawab Jurnalis singkat.

“ hehehe sudah sampai tingkat 12 yaa berarti sudah sebelas kali dihadapi dengan sabar, tetapi yang perlu diingat , apabila sang istri meminta cerai tidak bisa mencium bau surga. Dalam hadis riwayat Abu Dawud Nabi bersabda: Artinya: Perempuan yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab maka haram baginya bau surga.

Jadi, tidak bolehnya istri melakukan gugat cerai adalah apabila tanpa sebab yang dapat diterima syariah. Kalau alasan gugatnya dapat diterima syariat, maka hukumnya boleh. Beberapa alasan yang syar’i antara lain adalah sbb: (a). Suami tak memberi nafkah lahir dan/atau batin. (b). Suami melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (c). Suami melakukan dosa besar baik berupa meninggalkan kewajiban Islam (seperti tidak shalat, tidak puasa) atau melakukan larangan yang diharamkan syariah (seperti berzina, berjudi, mencuri, dll). Dan (d). Istri tidak lagi mencintai suami dengan sebab apapun. Jurnalis masih mencintai suamimu ? “ balas saya.

“ yaa, saya masih mencintai suami saya, tapi pak sudah 17 tahun kami berumah tangga , suami belum pernah berubah juga perangainya pak ,dia hanya bisa berjanji tapi belum pernah terlaksana pak, dia tidak sholat dan puasa hanya sesekali saja “tulis Jurnalis.

“ cobalah dulu datangi “wanita” tersebut dengan baik-baik dan sampaikan agar tidak mengganggu kehidupan rumah tangga Jurnalis dengan suami. Oleh karenanya, alternatif upaya yang dapat Jurnalis tempuh lainnya adalah melibatkan pihak keluarga “wanita” tersebut atau mempergunakan “tokoh Masyarakat” di mana “wanita” tersebut berdomisili untuk menjadi penghubung dalam menyampaikan status Jurnalis yang telah menikah, dan meminta agar tidak mengganggu rumah tangga Jurnalis.

Apabila gangguan yang dilakukan oleh “wanita” tersebut terdapat unsur kekerasan atau ancaman, Jurnalis dapat membuat laporan pengaduan ke kepolisian terdekat dengan sangkaan Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait perbuatan yang tidak menyenangkan.” Balas saya.

“ Baik pak Saiful Guci akan saya coba menghubungi dan mendatangi wanita itu secara baik-baik” tulis Jurnalis.

“ setiap selesai sholat selalulah berdoa agar suami terlepas dari godaan dan bacalah “: Bismillahirrahmanirrahim.Lahaula Wala Quwata Illa Billah Hil Aliyil ‘Azim maksudnya“Tiada Kekuatan dan Daya Melainkan dari Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia.” Dan bermohonlah kepada Allah agar rumah tangga tenteram, dan semoga Allah SWT menutup pintu hati suami dari godaan perselingkuhan dan niat menikah kembali.

“Walqoytu a’laika mahabbatam minii wa litusna’a ‘alaa ‘aini” (Aku telah memberikan kepadamu sebuah kasih dan sayang yang datang dari-Ku, dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku). Dan selalu bacalah ayat Alquran surat Ali Imran ayat 31 “Qul in kuntum tuhibbuuna Allaha fattabi ‘uunii yuhbibkumu Allahu wayaghfirlakum zunuubakum wallahu ghafuurun rahiim ” (Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang). (QS Al-Imran : 31). “ balas saya..

“terimakasih banyak, atas nasehatnya pak dan akan saya coba doa tersebut “ tulis Jurnalis
“ mau di tunjukan doa lagi ?”

“ maulah pak Saiful “

Ya Allah..
Kau ampunilah dosa ku yang telah kuperbuat
Kau limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiada terbatas
Kau berikanlah aku kekuatan hati
Kau karuniakanlah aku dengan sifat kerendahan
Kau peliharalah lidahku dari kata-kata nista
Kau kuatkanlah semangatku menempuh segala cobaan-Mu
Kau berikanlah aku sifat kasih sesama insan
Ya Allah…
Sekiranya suamiku ini adalah pilihan-Mu di Arash
Berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya
Sekiranya suamiku ini adalah suami yang akan membimbing tanganku dititian-Mu
Karuniakanlah aku sifat kasih dan ridha atas segala perbuatannya
Sekiranya suamiku ini adalah bidadara untukku di Jannah-Mu
Limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawaduk akan segala perintahnya
Sekiranya suamiku ini adalah yang terbaik untukku di dunia-Mu
Peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya
Sekiranya suamiku ini jodoh yang telah Engkau Rahmati
Berikanlah selalu padaku dan suamiku kedamaian dan ketentraman hati atas Nur dan cahaya-Mu
Tetapi ya Allah…
Sekiranya suamiku ini ditakdirkan bukan untuk diriku seorang
Kau tunjukkanlah aku jalan yang terbaik untuk aku arungi dengan segala dugaanMu
Sekiranya suami ku tergoda dengan keindahan duniaMu
Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya
Sekiranya suamiku tunduk terhadap nafsu yang melalaikan
Karuniakanlah aku kekuatanMu untuk aku membetulkan keadaanya
Sekiranya suamiku menyintai kesesatan
Kau pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari keterlenaan
Ya Allah…Kau yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untukku
Kau juga yang Maha Mengampuni segala kekhilafan dan keterlanjuran
Sekiranya aku khilaf berbuat keputusan
Bimbinglah aku ke jalan yang Engkau ridhai
Sekiranya aku lalai dalam tanggungjawabku sebagai isteri
Kau hukumlah aku didunia tetapi bukan diakhirat-Mu
Sekiranya aku ingkar dan durhaka
Berikanlah aku petunjuk kearah rahmat-Mu
Ya Allah…Sesungguhnya aku lemah tanpa petunjuk-Mu
Aku buta tanpa bimbingan-Mu, Aku cacat tanpa hidayah-Mu
Aku hina tanpa Rahmat-Mu
Ya Allah…Kuatkan hati dan semangatku
Tabahkan aku menghadapi segala cubaan-Mu
Jadikanlah aku isteri yang disenangi suami
Bukakanlah hatiku untuk menghayati agamaMu
Bimbinglah aku menjadi isteri yang Sholehah
Hanya pada Mu,
Ya Allah…
Ku mohon segala harapan
Karena aku pasrah dengan keputusan-Mu
Karena aku sadar hinanya aku
Karena aku insan lemah yang kerap keliru
Karena aku lekang dengan keindahan dunia-Mu
Karena kurang kesabaran ku menghadapi cobaan-Mu
Karena pendek akalku mengarungi ujian-Mu
Ya Allah Tuhanku…….
Aku hanya ingin menjadi isteri yang dirahmati
Isteri yang dikasihi
Isteri yang solehah
Isteri yang senantiasa dihati suami dan anak-anakku
Aamiin, Ya Rabbi Allamin…….

Pulutan – Saiful Guci

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here