Curi Honda Teman, Wanita Anak Dua Dicokok Polisi

0
1010

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Meskipun mengaku kilaf dan panik karena terdesak utang, namun ibu muda punya dua anak yang masih kecil-kecil ini, sebut saja namanya Ef (30) warga Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh, tak bisa mengelak dan melepaskan diri dari jeratan hukum atas kasus pencurian kendaraan bermotor (curannor) yang telah dilakukannya.

Saat diwawancarai disela pemeriksaan sebagai tersangka curanmor di Mapolres Payakumbuh, Selasa (15/5), Ef yang mengaku sudah empat bulan ditinggal pergi oleh suaminya itu, sambil menangis terisak-isak mengakui perbuatannya telah mencuri sepeda motor milik temannya sendiri bernama Nova.

“Ya, saya kilaf dan panik karena terdesak utang. Sedangkan suami sudah 4 bulan pergi dan tidak lagi menafkahi dua anak yang ditinggalkannya,” aku Ef menangis menyesali perbuatannya.

Wanita itu juga mengakui bahwa niat untuk mencuri sepeda motor Honda Supra Fit milik temannya bernama Nova itu, sudah terniat dalam dirinya tatkala bingung terdesak utang.

“ Hari kejadian itu, Sabtu (12/5) saya mengajak Nova ke pasar Payakumbuh dengan sepeda motor miliknya. Sepeda motor itu diparkir di belakang Pos Polisi Kota Payakumbuh,” ungkap Ef.

Ketika sampai di pasar Payakumbuh, kedua wanita bersahabat itu berpisah. Nova pergi makan bakso, sementara tersangka Ef mencari alasan membeli sesuatu.

Ringkas cerita, ketika Nova sedang pergi makan bakso itulah dimanfaatkan tersangka Ef untuk mengambil sepeda motor milik temannya.

                               Bingung, Hasil Curian Dikembalikan

Herannya, meski tersangka Ef telah berhasil mencuri sepeda motor milik temannya itu, namun tersangka kebingungan untuk menjual sepeda motor hasil kejahataannya itu, karena tidak memiliki surat-surat kendaraan.

“Saya berniat untuk menggadaikan saja honda itu guna membayar hutang, namun karena tak ada surat-surat kendaraan tak ada satupun orang yang mau menjadi penjamin peganggadai sehingga kendaraan itu terpaksa saya kembalikan kepada pemiliknya,” aku tersangka kepada penyidik.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kasat Reskrim AKP Camri Nasution didampingi KBO Reskrim Iptu Eldi Viarso dan Paur Humas, Aiptu Hendri Ahadi, ketika dikonfirmasi, Selasa (15/5) membenarkan telah membekuk tersangka Ef karena terlibat kasus curanmor.

“Tersangka kita amankan, Sabtu (12/5) setelah korban membuat laporan pengaduan ke Polisi,” ungkap Kasat Reskrim AKP Camri Nasution didampingi KBO Reskrim Iptu Eldi Viarso dan Paur Humas, Aiptu Hendri Ahadi.

Atas laporan itu, ulas Kasat Reskrim AKP Camri Nasution tersangka Ef kita amankan di rumahnya berikut barang bukti untuk pengusutan lebih lanjut. (est)