Curi Kotak Amal, Aksi Buruh terekam Kamera CCTV

0
63

Payakumbuh. Dekadepo.com

Mengaku Terdesak kebutuhan uang untuk membayar utang kepada Rentenir, seorang buruh lepas GA (26), asal Jorong Rageh, Nagari Sungai Kumayang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, terpaksa mencuri dua kotak infak Masjid Al Ihsan Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat. Namun sayang, aksi pencurian yang ia lakukan itu terekam oleh Kamera pengintai /CCTV sehingga ia dengan mudah dibekuk oleh Polisi.

Niat pelaku GA untuk melakukan pencurian timbul saat hendak mencari air 7 (Tujuh) Masjid, untuk obat anak semata wayangnya yang baru berusia Dua Bulan. Kemudian saat sampai di Masjid Al-Ihsan di Kelurahan Tanjuang Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, AG berobah pikiran ketika melihat kotak infak masjid itu. Bak ‘Sumur Digali Air Datang’ keinginan AG untuk mencuri kotak infak berjalan mulus karena pintu Masjid Al-Ihsan pada Minggu (29/1) sekitar Pukul 10.00 Wib lalu itu tidak dikunci. Aksi AG mengambil satu kotak infak bertuliskan Anak Yatim, TPA, MA, ID dalam satu kotak berukuran panjang terbuat dari alminium dan kaca itu, berjalan lancar.

Setelah dihitung, dari pengakuan AG kepada penyidik Polsekta Payakumbuh, kotak infak itu berisi Rp 320 ribu. Karena kurang dari jumlah hutang yang harus dibayar kepada seorang rentenir dengan jumlah Rp 365 ribu, maka AG kembali berniat untuk mengambil satu kotak infak lagi di Masjid Al-Ihsan. Aksi AG untuk kedua kalinya ini berlansung Rabu (1/2), pukul 9.55 Wib, pagi dan tidak diketahui siapa-siapa. Saat itu, AG juga berhasil mengambil uang dalam kotak infak itu sebanyak Rp 490 ribu.
SAM_6386

“Ketika saya sampai di Masjid itu dengan menggunakan Sepeda Motor Beat BA 3654 EJ guna mencari air Tujuh Masjid untuk obat anak saya yang sakit palasik. Tiba-tiba saya melihat kotak infak di Masjid itu, dan saya juga sedang terbelit utang kepada rentenir sebanyak Rp 365 ribu untuk pembayaran terakhir setelah saya meminjam Rp 3 juta, jadi saya ambil isi dua dari kotak infak itu”. Sebut tersangka kepada Penyidik saat kembali menjalani pemeriksaan pada Selasa (7/2) di Mapolsek Payakumbuh Kawasan Kaniang Bukik.

Meski Aksi pria beristri dan memiliki seorang anak berusia Dua bulan itu, tidak diketahui oleh orang, ia tidak sadar, bahwa di Masjid Al-Ihsan terpasang CCTV. Naas, dari rekaman CCTV terlihat wajah AG dengan memakai jeket warna abu-abu yang juga menutupi bagian kepalanya.

Setelah Menerima laporan dan mempelajari CCTV, akhirnya Tim Polsekta Payakumbuh langsung mengidentifikasi pelaku, hingga pada Kamis (2/2) siang AG, diamankan di MTsN Koto Nan IV, saat sedang bekerja membuat Gapura disekolah itu.
“Setelah Kita pelajari CCTV di Masjid itu, kemudian kita amankan pelaku saat bekerja. Kepada penyidik tersangka mengakui telah melakukan pencurian dua kotak infak dimasjid yang sama. Dia menyebut baru pertama kali melakukan aksi pencurian kotak infak, di wilayah Hukum Polres Payakumbuh,”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan didampingi Panit I Reskrim Polsekta, Ipda. Aiga Putra, SH, Selasa (7/2) siang.

Kapolsek juga mengatakan, Meski dari pengakuan tersangka baru beraksi satu kali, tetapi penyidik Polsekta Payakumbuh tidak percaya begitu saja. “Kita terus dalami keterangan tersangka. Kemudian tersangka juga menyebut dia melakukan aksi sendiri, ini juga kita dalami,” sebutnya.
Hingga kini, tersangka dan Barang Bukti berupa 1 unit motor Beat dan uang tunai hasil pencurian dua kotak infak sisa dari bayar hutang kepada rentenir senilai Rp 200 ribu sudah diamankan penyidik untuk proses lebih lanjut. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here