Curi Motor Pak Jorong, Residivis di Dor Polisi

0
78

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Seorang Tersangka Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) bernama Syafriyawal (29) terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah Panas (ditembak.red) oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Lima Puluh Kota karena melakukan pencurian sepeda motor disejumlah tempat di berbagai wilayah hukum di Sumbar. Tersangka yang baru beberapa bulan keluar dari penjara ini, kembali harus berurusan dengan Polisi karena kembali “ Kambuh” mencuri sepeda motor.

Aksi yang kembali mengantarkan ia kebalik jeruji besi ialah pencurian sepeda motor milik Don Rizal (40) Wali Jorong Koto Kaciak Nagari Batu Balang Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluhkota. Saat itu tersangka mencuri sepeda motor jenis Beat milik korban yang tengah diparkir dihalaman rumah pada Sabtu (18/3). Berhasil membawa kabur sepeda motor korban yang tengah terparkir, tersangka lantas membawa sepeda motor itu untuk dijual kepada seseorang dengan harga murah.

Usai menjual sepeda motor hasil curian itu kepada tersangka Edi Mukmin (penadah.red), tersangka sempat bekerja disebuah rumah makan di daerah Tanjuang Pauah Jalan Raya Sumbar-Riau. Polisi yang mendapat laporan kehilangan sepeda motor dari korban, mulai melakukan penyelidikan. Hingga diketahui pelaku pencurian adalah tersangka Syafriyawal.

Mengetahui tersangka berada di sebuah Rumah Makan Seroja Kawasan Lubuak Bangku, Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Dantim Buser, Bripka. Bainur melakukan penangkapan, namun karena mencoba melawan dan melarikan diri, tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan Polisi. Penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (11/6) sekitar pukul 15.00 Wib. Usia dibekuk, tersangka digiring ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut. Dari pengakuan tersangka, ia menyebut telah menjual hasil curian itu kepada Edi. Tak menunggu lama, Polisi bergerak cepat dengan membekuk tersangka Edi dengan tuduhan telah menjadi penadah barang hasil kejahatan. Selain mengamankan kedua tersangka, Polisi juga mengamankan 1 unit sepeda motor jenis Beat sebagai barang bukti.

Kepada penyidik di Mapolres, tersangka Syafriyawal mengakui telah berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Ia melakukan aksinya dengan cara memutus kabel untuk menghidupkan motor hasil curian. “ Setelah motor curian berhasil saya ambil, untuk menghidupkannya saya buka kabelnya”. Sebutnya saat menjalani pemeriksaan lanjutan pada Senin (12/6).

Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kasatreskrim, AKP. Chairul Amri didampingi KBO. Reskrim, Iptu. M. Arvi dan Kanit Reskrim, Ipda. Heri Yuliardi menyebutkan bahwa penangkapan terhadap tersangka merupakan ungkap kasus Kejahatan Kendaraan (Jaran) 2017. “ Tersangka terpaksa kita lumpuhkan karena mencoba melawan dan melarikan diri saat akan kita bekuk. Selain tersangka Syafriyawal, kita juga membekuk seorang penadah. Ini merupakan pengungkapan kasus Jaran 2017”. Sebutnya.

Hingga kini kedua tersangka masih diamankan di Mapolres Limapuluh Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama jelang lebaran ini. Jika meninggalkan kendaraan, jika perlu diberi kunci tambahan. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here