Curi Uang Kotak Amal, Pengamen Jalanan Dicokok Polisi

0
24
SOLOK, Dekadepos.com
           
Dua Anak Baru Gede (ABG) yang mengaku berasal dari Painan, Pesisir Selatan, ditangkap anggota Polres Arosuka Kabupaten Solok, saat mencuri kotak amal di sebuah Masjid di Kawasan Lubuk Selasih, Kabupaten Solok.
Dua anak ABG yang mengaku berprofesi sebagai pengamen ini, masing-masing bernama Ilham Ibrahim (16), yang mengaku warga Indarung Kota Padang dan Dani Saputra (14), yang mengaku warga Lumpo Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Keduanya mengaku bekerja sebagai pengamel atau anak jalanan (anjal). Berdasarkan pengakuan kedua pelaku kepada anggota Mapolres Solok saat diperiksa satuan Reskrim, keduanya mengaku sudah sering melakukan pencurian kotak amal baik di Padang ataupun di Pesisir Selatan sendiri. Bocak malang yang mengaku tidak lulus Sekolah Dasar (SD) ini berawal dari kecurigaan masyarakat sekitar Masjid  Baburrahman, Lubukselasih yang melihat gerak-gerik keduanya di pekarangan Masjid.
“Karena melihat dua anak tanggung ini gereak-geriknya mencurigakan, maka masyarakat melakukan pengintaian dan sikitar jam 11 malam, masyarakat langsung bertanya karena gerak geriknya sangat mencurigakan,” jelas Walinagari Batang Barus, Syamsul Azwar, Senin (1/2).
Dijelaskan Syamsul Azwar, karena bocah ini gugup saat ditanya, ternyata keduanya telah melakukan kesalahan dengan mencuri kotak amal masjid. “Keduanya langsung diserahkan warga ke kantor polisi yang hanya berjarak sekitar 1 KM dari lokasi masjid,” tambah Syamsul Azwar. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita Barang Bukti berupa uang kotak amal lebih dari Rp 1 Juta.
“Setidaknya puluhan masyarakat yang mengantar dua bocah ABG ini ke kantor polisi untuk selanjutnya kita lakukan pengembangan,”
jelas Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana, melalui Kasat Reskrim, AKP Edwin.  Dijelaskan Kasat Reskrim, dua pelaku pencurian kotak amal masjid, ditangkap Jum’at malam dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan insentif. AKP Edwin juga menyebutkan bahwa kedua pelaku juga sudah berulang kali melakukan pencurian kotak amal masjid seperti di Padang dan Pesisir Selatan. Selain itu, bocah,, Ilham Ibrahim juga sudah sering melakukan pencurian uang saudara-saudara mereka.  Ilham kepada petugas mengaku anak  ke-2 dari 4 bersaudara dan untuk wilayah Solok dirinya mengaku baru pertama kali melakukan pencurian.
           
Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Arosuka Solok, Bripka Dewi Suryani menyebutkan bahwa bocah Ilham dan Dani baru saja saling mengenal selama lebih kurang dua Minggu karena berprofesi sebagai pengamen di lampu merah sekitar kota Padang. “Baik Ilham maupun Dani mencoba mencari daerah baru untuk mengamen di bus di Kabupaten Solok. Sayangnya niat mereka berubah ketika istirahat di Lubuk Selasih dan melihat kotak amal masjid yang penuh dengan uang, mereka langsung menyikanya,” tambah Dewi Suryani. Baik Ilham maupun Dani tidak ada yang lulus SD dan hanya sampai kelas 2 dan 4 Sekolah Dasar.
“Untuk saat ini kita akan lakukan pemeriksaan kepada keduanya untuk langkah hokum lebih lanjut,” pungkas Dewi (Ujang Jarbat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here