Datangi Kantor Bupati dan Kejaksaan, Puluhan Massa Pertanyakan Aset Rumdis Pasbar yang Hilang

0
27

Pasaman Barat. DekadePos.com

Depan Mesjid Agung Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) telah berkumpul masa yang akan berdemontrasi menuju Kantor Bupati Pasaman Barat terkait aset-aset yang hilang di rumah Dinas Bupati.

Gabungan orang itu terdiri dari beberapa kelompok Mahasiswa dan masyarakat yang mengatasnamakan Jaringan Aksi Mahasiswa Pasaman Barat (JAM-Pasbar) dan melibatkan beberapa Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) yang disebut dengan Aliansi Masarakat Bersatu ( AMB PB ).
IMG-20170316-WA0015
Demontrasi tersebut menggunakan 1 (satu) unit mobil Pick Up yang berisikan sound pengeras suara, Bendera organisasi, Stiker dan Spanduk yang berisikan ” Kami Mahasiswa dan Rakyat Meminta kepada Bupati Pasaman Barat untuk bertanggung jawab terhadap aset-aset di Rumah Dinas Bupati”.Hasil Pantauan Dekade Pos.Com dilapangan.

tepat di lobby Kantor Bupati salah seorang pendemo melakukan orasi serta Meminta Kepada Pemerintahan Pasaman Barat melalui Bupati agar bertanggung jawab terhadap aset-aset yang berada di rumah Dinas Bupati Pasaman Barat di indikasikan hilang entah kemana aset-aset berupa TV, Kulkas, Meja,Kursi, Ac, Bola Lampu, Piring, Sendok, dan Pot bunga. Ujar dari salah seorang pendemo (Roby).

Kami dari jaringan Aksi Mahasiswa Pasbar (JAM Pasbar) dan Aliansi Mahasiswa PasBar ( AMPB) menuntut kepada Pemerintah Daerah Pasaman Barat agar Menertibkan Aset-aset tersebut!!!.

Dalam aksi tersebut massa yang tergabung dari Jaringan aliansi Mahasiswa dan LSM Pasbar diterima langsung dan disambut baik oleh Bupati Pasaman Barat, (Syahiran).

ia mengatakan bahwa aset-aset yang ada dirumah Bupati memang berkurang pada saat ia masuk rumah dinas Februari 2016.
IMG-20170316-WA0016
Pemerintahan Kab. Pasaman Barat berjanji akan membenahinya dan akan menyelesaikan permasalahan ini agar aset tersebut bisa kembali sambil menunggu hasil pemeriksaan BPK dan kita berharap agar aset ini kembali ke kita agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Pukul 12.00 wib pengunjuk rasa melanjutkan aksinya ke kantor Kejaksaan Negeri Pasaman Barat dan melakukan orasi menuntut janji Kepala Kejaksaan Negeri Pasbar pada tanggal 14 Feb 2017 akan memproses tuntas kasus yang mengendap di Kejari Pasbar yaitu: Kasus pengadaan mobil Dinas Bupati Pasaman Barat Periode 2010-2015, Kasus pembinaan narapidana tahun 2013 dan Kasus pembangunan jembatan Lubuk Puta Mandiangin.

Aksi Demontrasi damai yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat tersebut di apresiasi oleh Teguh Wibowo (Kepala Kejaksaan Negeri Pasbar) dan menyampaikan bahwa tuntutan dari Mahasiswa terhadap kasus tersebut telah di proses sehingga memerlukan waktu dan alat bukti yang cukup.(M Khalid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here