Datangi Limapuluh Kota, Mendikbud Tinjau Museum PDRI

0
156

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mendatangi Kabupaten Limapuluh Kota dalam rangka meninjau proyek Monumen Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Senin (24/4). Kunjungan menteri itu, diantar langsung Bupati setempat, Irfendi Arbi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rodimas, serta kepala OPD Lainnya. ” Kita diutus Bapak Presiden Jokowi meninjau beberapa proyek dibawah naungan Kemendikbud, salah satunya pembangunan Museum PDRI ini” ujarnya dihadapan wartawan.

Dikatakannya, peninjauan tersebut untuk melihat lansung kondisi serta sampai dimana pengerjaannya proyek ini, sebab sejak 2016 belum ada kelanjutan dari pembangunan proyek PDRI ini. ” Sekarang kita sedang mempelajari bagaimana dampak positif dan negatifnya dari pembangunan proyek ini, nanti kita akan evaluasi tentang kelayakannya,” ujarnya.

3

Dikatakannya, saat ini Kemendikbud belum ada keputusan untuk melanjutkan pekerjaan proyek PDRI, menurutnya pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu apa permasalahan yang menyebabkan pembangunan PDRI tidak dilanjutkan selama tahun 2016 lalu. Pekerjaan mega proyek PDRI ini melibatkan lima kementerian, yakni Pertahanan, Sosial, Pekerjaan Umum, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Dalam Negeri, dimana semuanya sebelum Kepemimpinan Presiden Joko Widodo. ” Dimasa kabinet baru belum ada penjelasan tentang kelanjutan proyek, untuk itu kita turun langsung meninjau proyek ini”ungkapnya.

2

Pada kesempatan itu, Menteri juga sempat mengunjungi tugu serta kantor PDRI dikoto tinggi, serta melihat titik kordinat tempat para pahlawan berdiskusi ketika PDRI terjadi. Tidak hanya itu, pada kesempatannya menteri juga mengunjungi beberapa sekolah, salah satunya SDN 03 Guguak.

Sebelumnya, dirumah dinas Bupati menteri menyampaikan pihaknya akan melakukan berbagai trobosan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Diantaranya, meningkatkan peran guru dalam proses belajar mengajar, serta menerapakan seluruh sekolah menjadi sekolah faforit. “Nanti tidak ada lagi, sekolah yang menolak siswa yang ada di zonanya”ungkapnya.
Selain itu, Mendikbud juga meminta kepada seluruh komite sekolah mendampingi guru dan mengajak seluruh lapisan bahu-membahu membangun sekolah yang maju.” jangan sampai ada politik kotor dalam kemajuan pendidikan, Indonesia harus jernih dari politik-politik kotor ini”ujar Menteri. Sementara itu, Bupati Irfendi Arbi mengatakan kedatangan menteri ini menjadikan motifasi sendiri bagi Kabupaten Limapuluh Kota, menurutnya hal itu terlihat dengan antusian masyarakat menyambut kedatangan menteri di Koto tinggi. ” kita ucapkan selamat dan terimakasih atas kunjungan menteri di Kabupaten Limapuluh, mudah-mudahan ini akan menjadikan jalan dan motifasi meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini”ungkap Bupati. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here